Mengejar Hujan

Mengejar Hujan

  • WpView
    Membaca 956
  • WpVote
    Vote 45
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadLengkap Kam, Okt 8, 2015
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Tapi kenapa lo ujan-ujanan? Lo bisa sakit nanti." "Gue...harus mengejar hujan." Katanya lagi-lagi tak kumengerti. "Hujan bulan Januari yang terlewat selama lebih dari sepuluh tahun." Imbuhnya sembari menatapku. Aku mematung. Aku tak perlu kamus untuk mengerti arti ucapannya kali ini. Dia, Calla... apa benar dia... "Buset dah!" Serunya memutus lamunanku. "Segitu keringnya ya hati gue. Sepuluh tahun bang! Mana si ujan malah bengong lagi." Dia mengerucutkan bibirnya tanda kesal. Aku mengangkat ujung bibirku. Dia kembali jadi Calla. Callaku.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#757
hujan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Aku Takut Dicintai
  • Hujan dan Cintaku
  • Honestly Hurt [COMPLETED]
  • When It Rains
  • IT HURTS
  • DIARY RISA [COMPLETED✅] [REVISI]
  • About feelings   (selesai)
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔
  • Mengapa memintaku untuk bertahan

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan