Mengejar Hujan

Mengejar Hujan

  • WpView
    Reads 956
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 8, 2015
"Tapi kenapa lo ujan-ujanan? Lo bisa sakit nanti." "Gue...harus mengejar hujan." Katanya lagi-lagi tak kumengerti. "Hujan bulan Januari yang terlewat selama lebih dari sepuluh tahun." Imbuhnya sembari menatapku. Aku mematung. Aku tak perlu kamus untuk mengerti arti ucapannya kali ini. Dia, Calla... apa benar dia... "Buset dah!" Serunya memutus lamunanku. "Segitu keringnya ya hati gue. Sepuluh tahun bang! Mana si ujan malah bengong lagi." Dia mengerucutkan bibirnya tanda kesal. Aku mengangkat ujung bibirku. Dia kembali jadi Calla. Callaku.
All Rights Reserved
#856
simple
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Not Perfect (COMPLETED)
  • OKAY BOSS (COMPLETED)
  • Honestly Hurt [COMPLETED]
  • [✓] - Dari Semesta [COMPLETED]
  • DIARY RISA [COMPLETED✅] [REVISI]
  • Mengapa memintaku untuk bertahan
  • IT HURTS
  • Lovakarta
  • Hujan dan Cintaku
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔

'Cinta itu bagaikan hembusan angin lewat, dia cepat datang dan pergi sampai belum sempat menikmati rasanya'- Tania 'Menurut gue cinta seperti jembatan goyang, butuh perjuangan untuk sampai ke sana'- Raquel 'Cinta layaknya waktu yang terus berjalan tanpa henti, seperti gue yang selalu mencintai lo sampai saat ini'- Zoyu ******** Namaku Tania, aku tidak seperti kalian yang menyukai seseorang dengan mudah. Cintaku rumit, entahlah aku bingung menjelaskannya. Banyak sekali yang tidak aku mengerti, aku benar-benar tidak tahu tentang cinta. Sampai dia hadir dalam hidupku, dia yang mengajarkan tentang mencintai seseorang. Karenanya, aku baru tahu bahwa selama ini cintaku tak akan sempurna tanpanya... Penasaran seperti apa? Yuk, baca ceritanya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines