Story cover for Morazoe by vianadysrr
Morazoe
  • WpView
    Reads 2,745
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 2,745
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Sep 28, 2015
Mature
"sudah ku bilang jangan berhubungan dengan pria gila sex seperti dia!" Tamara menjerit-jerit penuh emosi ketika Mora datang padanya dalam kedaan menangis.

"sekarang kau tau resikonya kan, mencintai pria pecinta wanita seperti dia!" lagi-lagi wanita itu memiliki penilaian sendiri. Sembari sesungukan Mora berusaha menyela presepsi Tamara yang salah.

"tidak sep-"

"lalu apa?" dada besarnya naik turun karna emosi, "kau datang, menangis seperti ini, apa lagi kalau bukan dia meninggalkanmu karna wanita lain" Mora tak mampu lagi menjelaskan sesuatu, ia hanya merunduk sembari sesungukan. Ia tak memiliki tenaga untuk menjelaskan semua, menjelaskan perasaannya yang tak karu-karuan, perasaan yang mudah sekali dijelaskan namun sulit untuk diungkapkan.

Tamara menghela nafas ketika melihat sahabat terbaiknya itu hanya mampu menangis sebagai pelampasan perasaannya, ia berpindah duduk disamping Mora, sesekali mengusap punggungnya lembut, hingga ia tak tahan lagi melihat sahabatnya menangis seperti itu. Ia menarik tubuh Mora yang bergetar kedalam pelukannya.

Wanita itu mengelus lembut rambut Mora yang terurai, "katakan padaku Mora, apa yang terjadi?"

"katakana padaku, pria hypersex itu tidak menyakitimu" lanjutnya lagi penuh penekanan dikalimat pria hypersex, pria pertama untuk Mora.

Dalam pelukannya Mora menggeleng, ia mulai bisa mulai mengkontrol perasaannya sendiri. Ketika gadis itu sudah merasa tenang, gadis itu merenggangkan pelukannya, ia mengusap sisa air matanya sendiri, ia menatap Tamara lekat-lekat, "aku-a-ku- merindukannya" hampir saja bola mata Tamara lepas hanya karna mendengarkan alas an Mora menangis.

"hanya itu?" ia menatap Mora tak percaya, "kau ini berlebihan sekali, hanya karna merindukannya kau datang kerumahku dalam keadaan menangis seperti ini?" ia menggeleng-geleng tak percaya. 

"tapi bukan itu masalahnya- aku tak akan bisa menemuinya"

"kenapa?"

"Ada seseorang yang.."
All Rights Reserved
Sign up to add Morazoe to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
DAKSA [END] by StarNight_SF
46 parts Complete
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA] PART MASIH LENGKAP! "Kemana tadi?" Daksa yang mendengar pertanyaan Kara jadi gugup dan bingung harus jawab apa "JAWAB!" ucap Kara dengan nada yang lebih tinggi "Tadi habis..habis...habis..anu..itu..." jawab Daksa bingung dan menggaruk pipinya yang tidak gatal "Jawab jujur atau gue lebih marah" "Tadi gue habis nganterin Elsa belanja ke mall, gue mau nolak sebenernya tapi dia ngancem putus" Kara yang mendengar itu menghebuskan nafas kasar Daksa Pramudya Aksara, laki-laki yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA ini memiliki sifat dingin,ganas,cuek,tapi kalau udah ada pawangnya jinak. Daksa adalah salah satu murid nakal sekaligus berprestasi disekolahnya. Daksa memiliki sahabat perempuan yang sangat ia jaga,kalau ada yang ganggu sahabat kesayangannya ini, jangan harap bisa selamat dari amukan Daksa Karana Anastasya Rajendra, perempuan yang masih duduk di kelas 2 SMA ini memiliki sifat yang jutek, galak, tapi penyabar dan penyayang, apa lagi kalau udah berhadapan sama sifat sahabat laki-lakinya itu. Cuma Kara yang bisa jinakin sahabatnya ini. Banyak yang berfikir kalau hubungan Daksa dan Kara lebih dari sekedar sahabat. Tapi keduanya tidak mempedulikan itu, mereka hanya berteman dan mengangap hubungan mereka seperti adik-kakak. Tapi.... tidak ada yang tahukan kedepannya bagaimana Masalah yang datang di hubungan mereka membuat mereka menyadari perasaan mereka yang sebenarnya.... Gambar di cerita : Pinterest Publish : 25/06/21 End. : 18/10/21 TAHAP REVISI REPOST : 11/11/21 SELESAI : 11/12/21 [DON'T COPY MY STORY!!] 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
GALAKSA by fatmahaass_
79 parts Ongoing
"Mor... peluk gue," kata Galaksa pelan, namun jelas. "Galaksa..." Mora mendongak sedikit karena perbedaan tinggi badan mereka. "L-lo kenapa?" --- 🚫 DI LARANG KERAS PLAGIAT ! Jika ada kesamaan dengan cerita lain, saya minta maaf, tapi ini murni dari imajinasi saya sendiri. Kalandra Galaksa Cakrawala, salah satu anggota inti geng motor Pervanos, dikenal dingin, kaku, dan irit bicara. Namun sikap itu bukan jati dirinya yang sebenarnya. Semua berubah sejak kepergian seseorang yang ia anggap cinta sejatinya, masa lalu yang diyakini telah tiada. Katanya... sudah tiada. Hingga suatu hari muncul seorang gadis culun dengan wajah dan gestur yang nyaris sama. Kemunculannya mengguncang dinding tebal yang selama ini Galaksa bangun. Awalnya ia mengabaikan, menganggap kemiripan itu hanya kebetulan, sampai gadis itu mengubah penampilannya. Sejak saat itu, segalanya tidak lagi sama. Di sisi lain ada Amora Catline, tunangan Galaksa karena perjodohan. Cewek jutek, penuh drama, dan toxic. Hidupnya sudah cukup rumit, sampai gadis itu muncul dan merusak keseimbangannya. Mora pun memulai permainannya. Namun permainan itu tidak berjalan semudah yang ia bayangkan. Banyak halangan yang muncul, dan di tengah kekacauan itu Mora mulai menyadari satu hal: kondisi asmanya semakin parah. Ketika ia terpuruk, munculah Atlanta, seorang cowok yang hadir tiba-tiba dalam hidupnya dan perlahan menjadi sosok penopang yang tidak pernah ia duga. --- Author's Note: Cerita ini fokus pada Galaksa dan Mora. Tidak berkaitan dengan For Atlas maupun pembahasan detail tentang geng motor. Namun, Galaksa dan Atlas tetap berteman di dalam cerita.
Drowning by alenaxdiaries
24 parts Ongoing
[M] Pada suatu pagi, Kaivan menemukan dirinya terkapar di tepi hutan belantara tanpa pakaian. Dia linglung, beberapa penduduk yang menemukan dirinya berusaha menolong, tetapi dia malah berteriak ketakutan. Kedua matanya menatap nyalang, sedangkan tubuhnya yang telanjang coba dia bersihkan dengan rumput-rumput yang tumbuh selutut orang dewasa itu. Di usia dua puluh satu tahunnya, Kaivan mendapati dirinya mengalami pelecehan seksual oleh lima orang seniornya di kampus. Namun sebagai lelaki, dia tidak mungkin menceritakan itu pada orang-orang. Masyarakat akan menertawakan dirinya. Tubuh tinggi dan tegap itu diperkosa oleh orang-orang bertubuh jauh lebih mungil darinya adalah sebuah lelucon yang tak akan pernah berhenti di bahas oleh orang-orang. Maka Kaivan memilih untuk memendam semuanya sendirian, hingga akhirnya dia ditemukan oleh sahabatnya dengan kondisi nyaris mengakhiri hidupnya. Lantas di sana kisah Kaivan dimulai, di sebuah dinding putih rumah sakit dengan bau obat yang kelewat menyengat penciuman. Tubuhnya yang teramat dia sayangi tak lagi terurus, Kaivan yang terkenal tampan perlahan menghilang tergantikan oleh depresi yang membuatnya tak mau bertemu orang termasuk sahabatnya. Pada akhirnya Kaivan mengalami PTSD, sehingga dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan profesional. Lantas di sana dia bertemu dengan seorang psikolog, yang entah kenapa malah berhasil membuatnya jatuh cinta. Namun kode etik yang dimiliki memaksa perempuan itu untuk menjauh dan membuat Kaivan kelimpungan. Bagaimana kisah Kaivan selanjutnya? Akankah dia berhasil mengatasi dirinya dan sang pujaan hati?
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
93 parts Complete
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.
Z A L E R A  by Novel_fs
55 parts Complete Mature
" Masalahnya playboy itu jabatan yang udah melekat sama gue "- alzi menarik dagu Vera mendekat padanya hingga jarak keduanya terkikis. Vera mundur selangkah agar jarak keduanya tak begitu dekat, namun sebelum melakukan itu alzi sudah lebih dulu menarik pinggangnya posesif hingga membuat keduanya saling bertatapan, " Ya bukan gue juga target lo selanjutnya "- " hmm, cantik "- puji alzi sambil mengusap keringat yang ada di pelipis gadis itu. " Lepasss! "- sentak Vera berusaha menjauh dari alzi. Cinta? Aku pernah mencintai mu sedalam lautan, namun kau sama sekali tak pernah peduli. Tapi disaat aku meninggalkan mu, kau baru menyadari apa itu arti Cinta yang kuberi. Aku tak pernah membencimu padahal kau berulang kali menyakitiku, aku tetap menyayangimu walau kau tak pernah mengetahui hal itu. kau penyakit sekaligus obat atas luka tersebut. Miris? Memang hidupnya sangat lah miris, banyak orang yang dekat dengannya, namun tak banyak yang tau apa masalah hidup yang dihadapi. Kesabaran adalah kunci utama dalam menjalani hidup ini, kemarahan hanya bisa disimpan sendiri, tak ada yang bisa mengerti kecuali dirinya. " Apa papa pernah mikirin gimana perasaan aku?"- " Aku juga capek pa, aku pengen hidup bebas kayak yang lain, aku pengen bahagia pa, apa cuma aku yang harus punya hidup semenyedihkan ini?"- Hatinya teriris, otak nya penuh dengan pikiran - pikiran berat, ingin sekali ia berteriak pada semua orang jika dirinya sedang tak baik - baik saja, namun ia harus tetap dipaksa untuk tersenyum.
You may also like
Slide 1 of 10
CINTA ITU INDAH YA? cover
DAKSA [END] cover
SHE IS STARLA (END) cover
GALAKSA cover
Step Backward  cover
Drowning cover
Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit cover
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  cover
Maina & Maxim cover
Z A L E R A  cover

CINTA ITU INDAH YA?

10 parts Complete Mature

"Eh Nad," Ziro memanggilnya, suara cerianya penuh semangat. "Lo mau tau nggak persamaan lo sama bokap gue?" Nadira yang sedang sibuk mencatat hanya mengerutkan kening, sedikit terganggu. "Gak tahu, dan gak mau tahu," jawabnya cepat tanpa mengalihkan pandangan dari bukunya. "Naad!" Ziro merengek, mencoba menarik perhatian Nadira. "Iya, iya, gak tahu tuh, apaan tuh persamaannya?" Nadira mengerutkan dahi, tidak sabar dengan pertanyaan Ziro. "Gaada habisnya," jawab Ziro sambil tertawa, dan Nadira hanya bisa mendengus kesal. "Hahaha, bisa aja lo," Nadira tertawa sedikit, meski suaranya terdengar sedikit dipaksakan. Sejak kedatangan Ziro, cowok baru di sekolah, Nadira merasa hidupnya semakin kacau. Mereka berdua memiliki persamaan yang tidak pernah terduga. Mulai dari perseteruan kecil yang penuh ejekan hingga perasaan yang mulai tumbuh di antara mereka. Akankah mereka berakhir seperti yang Nadira harapkan, atau ada sesuatu yang lebih besar yang menanti?