Story cover for Elegi by kaririori
Elegi
  • WpView
    Reads 1,426,225
  • WpVote
    Votes 118,896
  • WpPart
    Parts 49
  • WpView
    Reads 1,426,225
  • WpVote
    Votes 118,896
  • WpPart
    Parts 49
Complete, First published Sep 29, 2015
Mencuri umpan bola dari lawan? Itu sih gampang!

Mencuri mangga tetangga sebelah? Duh, cetek banget.

Tapi mencuri perhatian Dila? Delo harus mati-matian jungkir balik supaya cewek itu bisa meliriknya barang sedetik saja.


Orang bilang, balikan dengan mantan itu sama seperti membuka kembali buku yang pernah dibaca. Mau sampai kapan pun, endingnya bakalan tetap sama. Tapi demi Dila, Delo akan mengubah akhir dari buku tersebut. Buku yang pernah mereka berdua baca bersama beberapa waktu yang lalu.



***
credit cover: Pinterest
All Rights Reserved
Sign up to add Elegi to your library and receive updates
or
#630mantan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Kita Masih Enam Belas: Dan Akan Tujuh Belas cover
Bad and Good cover
Stupid Cupid cover
Dilema [COMPLETED] cover
CLASS F cover
Shades of Blue cover
I Luv U!✔ cover
Clarity  cover
[AS#1] AMAZING BADBOY (TAMAT) cover

Kita Masih Enam Belas: Dan Akan Tujuh Belas

31 parts Complete

Aya gak pernah suka sama siapa pun sampai detik ini, di usia enam belas. Menurut gadis multitalenta itu, perasaan suka hanya menghalanginya dari banyak hal yang ia kejar di masa mudanya. Tapi semua jelas berbeda saat ia menyadari kalau ada desiran aneh di dadanya kala melihat Kai, teman satu angkatannya. Si atlet badminton kebanggaan sekolah yang sialnya sejak kelas sepuluh belum move on dari Navya, yang tanpa siapa pun tahu juga, masih memelihara patah hati besar karena sang Ibu. Kai awalnya tidak pernah melirik murid perempuan lain, sebelum akhirnya dia menyadari, bahwa Aya juga menyimpan luka besar juga di balik semua prestasi gemilangnya. Kata orang, tujuh belas itu masa paling istimewa. Kata orang, tujuh belas itu awal mula masa kedewasaan. Tapi justru, Kai dan Aya sudah dipaksa dewasa sebelum tujuh belas. Dan enam belas ini, adalah masa-masa mereka mengalahkan luka masing-masing.