Ada begitu banyak orang, yang kita temui dalam hidup. Bermacam-macam; yang datang, yang pergi, yang sekadar singgah, yang masih menetap, yang dijatuhi cinta, yang menjatuhi cinta, yang datang lalu pergi lagi, yang pergi lalu ingin kembali lagi, yang membiarkanmu pergi dengan air mata, yang kau lewatkan, dan yang melewatkanmu. Semua fase itu pernah dilaluinya, hingga ia memilih untuk mengasingkan diri; membenahi lubang dihatinya yang menganga karena masa lalu.
Dia menjadi kesepian. Dan entah anugerah atau sebaliknya, ada orang asing yang menawarkan hubungan sederhana padanya, untuk mengusir rasa sepi itu bersama-sama, menghilangkan sepinya. Mereka memang dua orang asing yang bertemu, yang tanpa sadar ingin menguapkan kata asing diantara mereka.
Dan untuk orang asing yang bersedia bersamanya ini, akan berakhir seperti apa nantinya? Apa ia akan termasuk dalam salah satu fase di atas? Atau tidak?
Untuk yang satu itu, Rethan memilih untuk tidak memikirkannya saat ini. Ia hanya ingin menikmatinya.
.
.
Tanpa tahu di depan sana ada sesuatu yang menunggu mereka.
-
Cover by itsfaaw
"Pergi aja bangs*t!!!"
"Gak."
-------
"Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua."
-------
"Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri."
-------
"Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu."
"Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!"
-------
"Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le."
-------
"GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!"
-------
"Lo tau? Lo udah buat gue khawatir."
-------
"Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak."
-------
"Lo mau jadi cewe gue?"
-------
"Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit."
"Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo."
-------
"gue hamil."
-------
"Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang."
-------
"Selamat malam tuan Octanius."
-ALSTARAN-
[Follow sebelum baca!!!]
[Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!]
Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.