Future Love

Future Love

  • WpView
    Reads 8,998
  • WpVote
    Votes 173
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 12, 2016
"Lelaki itu sangat tampan tapi menyebalkan. Lihat saja dengan sinisnya dia menatap ke arah ku. Dasar mesum! Bisakah mata indahnya itu tidak terus menatap kek arah dada ku!" -Angella Dina Yuanita "Lihat perempuan itu, apakah tidak ada pekerjaan lain selain memandangi wajah tampanku? Dasar wanita centil! Oh, tapi sepertinya dada itu terus menantang ke arahku. Tenang wanita centil, kau akan semakin terpesona denganku!" -Arka Devian Keensy
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eyes On You
  • ARFA (Arka Fauza) END
  • [MTS 1] More Than Possessive [Sudah Terbit]
  • About feelings   (selesai)
  • Shadowlight In Bloom
  • Damnation Love(END)
  • POISONED LOVE
  • My possesive boyfriend
  • POSESSIVE ARVIN [GS 2]
  • Second Life: Breytast Awan! [END]

⚠️Warning Detected⚠️ -Mengandung unsur kekerasan -Tekanan psikologis -Mental Health -Self harm -Toxic Relationship -Adegan berdarah #Tidak untuk usia 17 tahun ke bawah.# (CERITA INI BANYAK DILEBIH LEBIHKAN.) Vote ya kawand Blurb: Arazian Santles merasa berhak memonopoli hidup Tania. Alasannya sederhana, karena gadis itu adalah tunangannya. Laki laki itu terobsesi dengan kesempurnaan. Setelah bertunangan, mungkin obsesinya bertambah, yaitu Tania. Aturan yang harus diperhatikan sedetail mungkin: Tania harus sempurna, tidak cacat walau seujung kuku pun dan mematuhi semua yang ia perintahkan. Dari semua sikap otoriter Araz, Tania tercekat. hidupnya bak dibangun tembok tinggi yang sukar dihancurkan. Saat ingin lepas dari ikatan tak kasat mata, Araz selalu membawa seribu tekanan yang berhasil membuat Tania tunduk kembali. Rumor Araz sosok menyeramkan dan aneh, kini disadari setelah hidup berdampingan. Tania frustrasi, tapi juga tidak bisa. __________________________________________________ "Araz, ya? Dia laki laki keren yang menakutkan. Meski begitu, satupun perempuan tidak ada yang menyukainya. Araz ... aneh." -Anonim siswa Cakrawala- "Oh, Araz si mata merah? Dia monster menjijikan yang pernah membunuh anjing kesayanganku. waktu itu kita memang masih kecil, tapi sampai sekarang aku membencinya."-Anonim siswa Cakrawala- "Bagaimana bisa kulitnya sangat putih pucat dengan bola mata merah menyala? Dia memang tampan, tapi ketampanannya menakutkan."-Anonim siswa Cakrawala- Pada hakikatnya, Semesta saja merestui hubunga Tania dan Arazian. __________________^__^ FOLLOW + VOTE + KOMEN.

More details
WpActionLinkContent Guidelines