Hourglass Love

Hourglass Love

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 3, 2015
WpInfo
Non-Fiction
"Aku juga sedih melihat kakak sedih, aku juga menangis melihat kakak menangis." Anak itu terus saja berucap. Filia mengernyit heran, dalam pikirannya apa benar yang dikatakan anak itu. "Sungguh kak!." Ujarnya seolah mengerti yang dipikirkan Filia. "Apa kakak masih belum mau bicara?" Filia geram juga karena anak ini tidak mau diam, tapi saat mau berucap. "Oh iya, aku mau mengembalikan sesuatu!." Dia segera berlari menuju mobilnya. Filia penasaran, ia pun menoleh melihat anak itu membuka pintu mobil, mengambil suatu benda dan berlari kembali menghampiri Filia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIDDEN FELLING
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Kamu
  • Persona
  • ALYA
  • Soal Rasa 2
  • COMPLICATED
  • Resya's Journey Of Life?
  • Because ILY [Completed]

"kita putus! aku kecewa sama kamu" ucapnya sambil mengusap air matanya yang terus mengalir arlen yang mendengar itu terdiam bagaikan batu. erlana menatap arlen dengan penuh rasa kecewa dan tidak percaya, "oke" ia lalu menampar arlen, setelah itu pergi melangkah meninggalkan arlen yang masih mematung ditempat. ia melihat punggung erlana yang semakin menjauh. "maafin aku, aku nyesel. aku.. sebenarnya cinta sama kamu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines