Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Utopia Masyarakat Lambak - Prakata oleh Azhar Ibrahim(PhD) Bahagian 1

Utopia Masyarakat Lambak - Prakata oleh Azhar Ibrahim(PhD) Bahagian 1

  • WpView
    Membaca 141
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Jum, Okt 2, 2015
WpInfo
Non-fiksi
Hari ini kita terpukul oleh dua bala nyata dan bahaya. Pertama, wujud dan menyebarnya jenis pikiran keutopiaan yang angkuh tidak membumi. Kedua berseleraknya minda kelambakan yang menjahanamkan segala kepiawaian dan asas pikiran yang munasabah. Terkadang ia bisa wujud sendiri, tetapi paling terparah bila kedua-duanya bergandingan sama, sehingga bolehlah kita menyebutnya utopia masyarakat lambak, sesuai dengan judul buku ini. Inilah gejala paling mudarat yang sedang kita hadapi. Kedua jenis atau sindrom ini bukanlah perkara baru. Dalam semua peradaban dan masyarakat, akan menemukan dua gejala-bala ini. Apabila kedua-duanya bertapak dan menyelinap di setiap sudut kehidupan kita, ia adalah malapetaka besar. Keutopiaan yang dimaksudkan ini ialah kecenderungan terbuai dan terhayal dengan impian sendiri/sekelompok yang tidak membumi, malah tersasar dari dasar manusiawi. Yang diimpi-idamkan adalah sesuatu yang kononnya luhur, sempurna, dan kalau semua mendakapnya akan selamat dan sejahtera. Namun seringkali yang mahu ditujui itu adalah sesuatu gagasan yang bisa saja melanggar nilai-nilai universal dan etika kemanusiaan sejagat. Saranan mereka seringkali ditandai cuai dan kalut. Mereka ini menjadi obsesif untuk menuju kepada pancasona ideal yang mereka pujai, dalam perkiraan atau atas sebab tuntutan sesuatu ideologi dan kepercayaan dan diyakini benar. Langsung mereka menjadi taksub, dan setiap segala yang tidak bersetuju dengan idealisme mereka itu, tentulah menjadi kalangan yang dianggap tiada hidayah dan tersesat siasah. xxx p/s: Utopia Masyarakat Lambak boleh didapati di #GARAJ, kedai fizikal Thukul Cetak, yang kini dibuka sehingga jam 11 malam dari Selasa - Ahad. 9-1A, Jln 15/1A, Seksyen 15 Bandar Baru Bangi. Atas 7E, belakang Petronas Sek 15 Bandar Baru Bangi. Waze/Google Maps Garaj Thukul. Atau order online melalui Fb Page Thukul Cetak atau Whatsapp Fakhrul di 011-14719853
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • THE ONE [C]
  • FORMULA; Level Up Yourself
  • LAKARAN BUAT DIA
  • IKHLAN DALIA
  • • bebud𝒶k bukit •
  • CERPEN: Nyawa dan Hati
  • EARPHONES
  • RIAZ : SPARKLING LOVE [C]
  • LASYKAR ILMI 3: FAEEQ ALI [C]

Warning ❗️ •Typo dan penanda wacana bersepah sebab tak edit lagi. Baca lah dulu yang versi typo ya. Maaf. •Kena baca Eternity Love dulu baru faham jalan cerita ni nanti 😘 •Macam biasa, jangan letak expectation tinggi sebab plot cerita ni cliche sangat 🤭 Dari cinta monyet bertukar jadi cinta pertama. Dia percaya kalau cinta monyetnya itu akan menjadi yang pertama dan terakhir untuknya. Siapa sangka mereka akan bertemu kembali. Adelia mula menunaikan janjinya. " Hai Kekanda, miss me? " - Tengku Adelia Hannani Adelia mula merangka rancangan untuk mengikat kekanda yang dia tunggu selama ini. "Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā'a sabīlā " - Nazeem Zulfaqar Tersentap? Tidak! Adelia, semakin dilarang semakin mendekat. Baginya, sekeras-keras kerak nasi, direndam akan lembut juga. Begitu juga dengan hati kekandanya itu. " Jangan tolak sangat kekanda, takut tersungkur ke hati adinda " - Tengku Adelia Hannani " Ni baju umur 5 tahun ke? Sendat macam nangka busuk. Sakit mata aku tengok. Badan tu kalau cantik nak tayang, tak apa juga " - Nazeem Zulfaqar Sakit mata? Tak ada masalah. Adelia boleh mengubah penampilannya demi kekandanya. " Cantik tak adinda? Elok tertutup dengan telekung ni. Memang confirm tak nampak apa dah. Semua dah tertutup demi kekanda " - Tengku Adelia Hannani Wanita itu, ada saja cara untuk counter balik sehingga Nazeem mati akal. Mampukah Nazeem pertahankan tembok yang dibina untuk menolak Adelia yang agresif mengejarnya itu?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan