Immortal World

Immortal World

  • WpView
    Reads 361
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 14, 2016
"Marlyne!", teriak Sherlyn dan Candra. Mereka menarik bajuku berusaha menghentikanku yang sedang berjalan masuk ke dalam lukisan Amelia yang indah di hall sekolah sendirian malam hari saat kegiatan pramuka sedang istirahat. Aku terkejut tiba-tiba Lily, temanku menghilang di depan hadapanku. kami berdua ingin pergi main masuk ke dalam lukisan seperti biasanya. Aku melihat sekelilingku mencari Lily ku memanggil namanya, "Lily, Kamu dimana?". teman-temanku kebingungan dan menjadi takut. "Lily? Siapa Itu Lily? TIdak ada murid sekolah di sini yang bernama Lily!"teriak Sherlyn. ia maju menampar mukaku dan mengoncang-goncangkan tubuhku. " Marlyne, sadarlah... Kamu diganggu! lebih baik jangan mengelamun disini. Semua teman-temanmu mencari dirimu. Jangan bermain sama mereka!". Teman-temanku menyeretku keluar dari ruangan yang gelap itu ku berusaha menghentikan mereka. Ku tak dapat dan kulihat Lily kembali muncul di sudut ruangan gelap dengan matanya yang kuning bersinar terang. Ekspresi datar dan hawa dingin yang mencengkam merasuki diriku seolah-seolah membunuhku. Air mataku berjatuhan membasahi pipiku yang hangat teringat sebuah kenangan janji persahabat kami berdua.......... "Marlyne, Aku sangat bersyukur mendapat teman seperti dirimu....perkataan Amelia memang benar. ... Semoga teman-temanku ada yang baik hati sepertimu...." isak Lily. Air matanya mengalir membasahi pundakku dengan pelukannya yang erat . tibalah saat itu datang angin besar berhembus kencang menyelimuti diriku memisah kami berdua. Kudengar suaranya yang tersamar dan lambaian tangannya.... Maafkan Aku, Lily. Kutelah mengingkari janjiku. maafkan teman-temanku juga...... Apakah yang akan terjadi terhadap diriku, teman-temanku dan sekolahku? bagaimana Dengan lukisan-lukisan Amelia dan Rungan hall, dan kematian Amelia? Lily adalah Jawaban dari semua ini............
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • New World [REVISI]
  • POM #1 The Return of the Witch [END]
  • DeaSea
  • Lentera Lily
  • Heart to you.(END)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Kimberly Academy 2 : Lost And Found
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • In My Dreams
  • Princess Of Magic World [END]

Sequel Ventiones Academy **** Sebenarnya tidak ada yang aneh di hidupku. Hidupku berjalan seperti remaja usia empat belas tahun pada umumnya. Tetapi, seketika semuanya berubah. Iya, berubah. Tidak, bukan berubah dunianya yang berubah. Tapi, aku selalu dikejutkan dengan bisikan seorang lelaki yang begitu ... lembut? Dari nada bicaranya, sih dia seperti merindukanku, baiklah aku mulai ge'er sekarang, jadi lupakan. Kemudian, merasa diawasi setiap berada di luar rumah. Sampai akhirnya .... Aku bertemu seorang gadis yang kelihatannya seusiaku, dan dia mengaku bahwa aku adalah 'sahabat setianya'. Hahaha, 'sahabat setia'? Terdengar seperti 'babu setia' menurutku, upss. Tapi itu sungguhan. Lebih parahnya lagi, aku bisa mengeluarkan api dengan tanganku ketika aku sedang marah ataupun kesal. Waktu itu, hampir saja api ini membuat temanku terbakar. Beruntung aku langsung menjauh darinya. Sungguh mengerikan. Tapi, kenapa aku bisa mendapatkan hal aneh seperti ini? Kenapa aku bisa merasakan hal aneh seperti ini? Apa aku tidak normal? **** *Perhatian, banyak umpatan kasar di sini. Jadi dimohon untuk jangan menirunya di kehidupan sehari-hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines