1000 bangau kertas untuk Raina

1000 bangau kertas untuk Raina

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 21, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Tiba-tiba Raina melepaskan pelukannya dan berkata penuh semangat, "Kalau gitu kalian mau gak bantu aku bikin 1000 bangau kertas?" "1000 bangau kertas? Untuk apa?" tanya Luna. "Aku pernah baca cerita, katanya kalau kita lagi bahagia kita harus bisa berbagi kebahagiaan kita dengan hal-hal sederhana, misalnya dengan memberikan bangau kertas itu kepada orang-orang yang sedang sedih atau kurang beruntung," jelasnya. "Ya ampun Rain, kamu percaya aja cerita kaya gitu," balasku sambil tertawa diikuti tawa dua orang sahabatku.
All Rights Reserved
#690
raina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Love Is Hindered By Time
  • Rainangkasa #2 [END]
  • EPIPHANY
  • RION IS MY MANTAN!
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Without You
  • Our Path Diffrent
  • Jodoh Titipan (short story)

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines