Simplicity of Love

Simplicity of Love

  • WpView
    LECTURAS 14,001
  • WpVote
    Votos 873
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 5, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Almyra Syavana Alcatara pikir seorang Ares Efraim adalah orang yang mudah berbaur seperti teman-teman masa kecilnya yang lain tetapi ternyata pemikirannya itu salah persepsi. Ares memang sangat dekat dengan kedua orang tua Almyra, bahkan laki-laki itu suka sekali memanggil dengan sebutan Ayah dan Bunda seperti dirinya. Tetapi sikap Ares pada Almyra benar-benar selalu membuat perang urat saraf. Kenyataan Ares yang pendiam dan irit bicara membuat Almyra tertarik untuk mengetahui lebih dalam Kakak Sepupunya itu bersamaan dengan banyaknya cerita kelam di masa lalu yang memaksa mereka untuk memecahkannya satu persatu. [ part 4 dst di private, silahkan follow jika berkenan membaca ]
Todos los derechos reservados
#6
youngadultreads
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mengikat Hati [✓]
  • Selalu di Hati (Sudah Terbit)
  • Love Or Hate(End)
  • Lo Selingkuh, Gue Balas! ✓ (END)
  • NOW.
  • ATHABEL (ON GOING )
  • Kapan ini berakhir???
  • Lembayung Terakhir
  • Gravitasi Ara
  • A Wedding Moment (END)

Paradisha dan Arvasatya. Dua manusia yang disatukan dalam ikatan pernikahan melalui sebuah perjodohan yang direncanakan oleh orang tua mereka. Perjodohan di kalangan mereka adalah hal yang biasa. Pasangan mereka ditentukan agar mereka memiliki pasangan yang berasal dari kelas sosial yang sama. Pernikahan mereka juga menjadi jaminan atas kerja sama bisnis yang terjalin, agar kedua belah pihak tidak saling melepaskan diri dari ikatan kerja sama itu dan saling membantu satu sama lain. --- "Aku mau seorang anak dari pernikahan ini" Kata-kata itu membuat Arva terkejut. Paradisha. Perempuan ini sebelumnya mengatakan jika ia bebas melakukan apapun di pernikahan ini. Lalu sekarang meminta seorang anak dari pernikahan yang akan mereka jalankan. Bukankah itu terlihat tidak sinkron? "Kamu ingin mengikatku dengan kehadiran seorang anak?" Itu yang dipikirkan Arva. Percakapannya malam itu dengan Disha menunjukkan jika perempuan ini terlihat tidak masalah dan terima-terima saja dengan pernikahan mereka. Perempuan itu mungkin saja memang menginginkan pernikahan ini. Pemikiran itu memang sedikit tidak masuk akal. Tidak ada alasan yang membuat Paradisha menginginkan pernikahan ini selain titah orang tua. ©reduyerm 2024

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido