Story cover for Rasi Bintang by Raibbb
Rasi Bintang
  • WpView
    Reads 638
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 638
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Oct 05, 2015
"ION... Ion....." Rasi menarik narik baju Orion yang tengah melihat lihat langit..
" Cerah banget ya. jadi keliatan ada banyak kamu disana"  Orion terkekeh melihat muka Rasi yang kelihatan bingung.
"Maksud kamu apa?"
" itu..... itu... itu..." Orion menunjuk nunjuk taburan Bintang yang ada dilangit. 
" Ih kamu, resek banget sih."
" Hmm.... Kamu mau tahu ngak kenapa orang tua aku ngasih nama Bintang? 
"ng... Kenapa?" Orion menatap Rasi yang tengah menatap Bintang dengan posisi tangannya yang memegang pembatas jembatan. 
"Karena orang yang udah meninggal bakalan jagain orang yang disayang dari sana? gadis itu menunjuk langit kemudian tersenyum, 
" Jadi BINTANG"

 ☆☆☆
All Rights Reserved
Sign up to add Rasi Bintang to your library and receive updates
or
#31rasi
Content Guidelines
You may also like
TIME will TELL {On Going} by bLuE096r
15 parts Ongoing
"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡
You may also like
Slide 1 of 8
(TERBIT CETAK) Rasi Bintang di Titik Kulminasi  cover
The Lady Keeps Regressing (TCF Fanfic) cover
Dendam Cinta Tuan Sagara cover
Entwined by fate || BXB cover
Good Doctor  cover
ORION cover
TIME will TELL {On Going} cover
troublemaker VS ketos! ✔ cover

(TERBIT CETAK) Rasi Bintang di Titik Kulminasi

12 parts Complete

"Jika Tuhan membuat kita terlahir kembali, ijinkan aku untuk menjadi Akarsana-mu kembali. Menjaga dan melindungimu dengan segenap jiwa dan ragaku ..., Wahai Diajeng-ku." Tak banyak yang tahu perihal reinkarnasi dan sumpah masa lalu yang menjadi buah karma dan harus dibayarkan di masa sekarang. Tentang siapa dan apa, bahkan tak ada yang memedulikan hal tersebut. ----- Bintang Adinata mendadak berubah drastis usai mengalami cedera saat pertandingan basket di sekolahnya. Ia mulai membuat teman-teman, guru, orangtua, serta adik perempuannya memberikan respons aneh padanya. Termasuk gadis bernama Rasi Gahyaka, korban perundungan sekaligus sosok yang digadang-gadang menjadi alasan atas perubahan Bintang. Bintang tak memedulikan perkataan orang lain tentangnya, kecuali ketika sang guru Sejarah memberikan tugas akhir kepada para muridnya. Bintang dan Rasi satu kelompok dan mendapati hal ganjil yang berhubungan dengan masa lalu keduanya. Di ambang keputusasaan atas konflik yang terjadi, keduanya meratapi nasib seolah Semesta mulai memisahkan mereka lagi di kehidupan yang sekarang. Dapatkah keduanya mempertahankan hubungan yang tidak biasa ini? Apakah Bintang berhasil menyakinkan Rasi perihal diri mereka dan sumpahnya di masa lalu?