Sayap Pelindung

Sayap Pelindung

  • WpView
    LECTURAS 460
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, feb 7, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Kepindahannya sembilan tahun lalu meninggalkan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Alaska memilih sendiri. Menyendiri. Ia meyakini tak ada seorang pun yang mampu memahaminya-kecuali Gef dan Sang Bunda. Menjadi melophobia bukanlah pilihan. Ketakutan pada musik justru memaksanya hidup dalam kepura-puraan. Alaska yang dulu telah mati, digantikan oleh sosok baru yang mengenakan topeng sempurna. Ia berpura-pura mencintai musik. Berpura-pura memiliki selera tinggi. Berpura-pura memakai earphone ke mana pun pergi-padahal alat itu hanya menjadi pelindung dari setiap lantunan yang mampu meruntuhkannya. Ia hadir di setiap pentas band sekolah, tersenyum, bertepuk tangan, dan kembali berpura-pura. Semua dilakukan agar ia tak dianggap aneh. Semua adalah dusta demi bertahan. Hingga sosok itu datang dan menghancurkan segalanya. Mikael Sadewa. Laki-laki bertubuh tinggi, kurus, dan menyebalkan-orang yang paling Alaska benci. Mikael mengetahui rahasia yang selama ini ia sembunyikan rapat-rapat. Ia melihat Alaska apa adanya, tanpa topeng. Dan lebih buruknya lagi, ia tak berusaha berpura-pura tidak tahu. "Hidup tanpa musik? Lo mati." Kalimat itu menjadi awal dari runtuhnya dinding pertahanan Alaska. Karna tak semua luka bisa disembunyikan. Dan tak semua topeng diciptakan untuk selamanya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Goodbye Alaska [END]
  • FARHAN [End]
  • ALEXA [ GENGSTER GIRL] [END ]✓
  • AYKARLAND
  • Impossible
  • ME&YOU(ZESKAEL)
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • The Boy Next Window [Completed]
  • SYAKILA

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Woi! Anak pungut!" "Dari mana aja? Jam segini baru pulang?!" Gadis yang merasa dirinya dipanggil itu menghentikan langkahnya, menunduk, menyeka darah yang sedikit mengalir dari sela bibirnya. Dia menoleh, menatap Bramasta tajam. "Peduli apa papa sama Rhea?" Rheana Adhisty gadis yang punya seribu cara percobaan bunuh diri. Tetapi entah apa yang salah, semua cara yang ia lakukan selalu gagal. Hingga suatu hari, Alaska datang sosok yang semakin mengacaukan usahanya untuk mati. "Ngapain naik ke sana?" "Cari mati, Lo?" Rhea enggan mendengarkan suara berat itu, ia masih menatap nanar trotoar yang dipenuhi kerumunan orang untuk menyaksikannya dirinya jatuh dari rooftop yang berada dilantai tujuh. "Buat apa gue hidup? Enggak guna juga." "Sampai jumpa di alam baka, Alaska."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido