Second Confession

Second Confession

  • WpView
    Reads 2,217
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 1, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana kesannya ketika pertama kali melihatku? Entah kenapa waktu itu aku memalingkan wajahku. Seharusnya aku tidak melakukannya. Aku akui, dia bukan cowok paling keren di dunia. Jelas bukan yang paling romantis. Tapi aku suka berada di sampingnya. Rasanya nyaman. *** Bagaimana kesanku ketika pertama kali melihatnya? Dia memalingkan wajah ketika melihatku. Ada sesuatu yang membuatku memperhatikannya. Aku akui, dia bukan cewek paling cantik di dunia. Mungkin juga bukan yang paling baik hati. Tapi aku cukup senang melihatnya tertawa, hari demi hari. *** Kisah 'cinta' kita memang bukan yang paling spesial. Kita bahkan tidak tahu apa kita percaya dengan ungkapan bahagia selamanya. Tapi aku akan selalu menjaganya, selama ada.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • My First Love [END]
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • Keano
  • Love or Dare [Completed]
  • RAHASIA CINTA [ON GOING]
  • My possesive boyfriend
  • New World [REVISI]
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines