Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Second Confession

Second Confession

  • WpView
    Reads 2,215
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 1, 2017
Bagaimana kesannya ketika pertama kali melihatku? Entah kenapa waktu itu aku memalingkan wajahku. Seharusnya aku tidak melakukannya. Aku akui, dia bukan cowok paling keren di dunia. Jelas bukan yang paling romantis. Tapi aku suka berada di sampingnya. Rasanya nyaman. *** Bagaimana kesanku ketika pertama kali melihatnya? Dia memalingkan wajah ketika melihatku. Ada sesuatu yang membuatku memperhatikannya. Aku akui, dia bukan cewek paling cantik di dunia. Mungkin juga bukan yang paling baik hati. Tapi aku cukup senang melihatnya tertawa, hari demi hari. *** Kisah 'cinta' kita memang bukan yang paling spesial. Kita bahkan tidak tahu apa kita percaya dengan ungkapan bahagia selamanya. Tapi aku akan selalu menjaganya, selama ada.
All Rights Reserved
#297
dll
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keano
  • Love or Dare [Completed]
  • unrequited love (Completed)✔
  • First Love For You
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • The Special Class
  • THE NEW GIRL [SELESAI]
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines