Lost in Greeney

Lost in Greeney

  • WpView
    Reads 246
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 16, 2015
Namaku Lunally White dan aku sangat membenci hidupku. Orangtuaku lebih sering berada di belahan dunia lain untuk bekerja daripada berada di rumah bersamaku, putri tunggalnya. Di sekolah, satu-satunya temanku adalah Helena Stanley yang baru-baru ini kepergok olehku sedang berciuman dengan Markus Jorgensen, pacarku yang saat ini sudah resmi menjadi mantanku. Aku benar-benar sendirian sekarang. Orangtua yang sibuk sendiri, sahabat yang berkhianat, dan mantan pacar yang brengsek. Hidupku benar-benar menjadi neraka saat Miss Lancey, guru matematikaku yang menyebalkan itu memberiku detensi untuk membersihkan perpustakaan yang terkenal horor di sekolahku. Kesialanku berlanjut saat aku menjatuhkan sebuah buku dan membuatku tersedot dan masuk kedalamnya. Bagaimana caranya aku bisa keluar dari buku sialan ini? Ataukah aku akan terjebak di negeri bernama Greeney ini selamanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAMAT [END]
  • BECOME BEAUTY (END)
  • Kelas A [End]
  • A RECCURING PAST
  • ALKASA✔
  • Figuran!
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Retrospect; little space before returning to you
  • It All Began In London.

PART LENGKAP Bagaimana kau bisa hidup dengan duri di sekelilingmu? Kau menghindar, tetapi lupa mencabut duri yang terlanjur masuk ke tubuhmu. Tak ada kata terlambat untuk memulai. Bukankah itu terdengar naif? Ulfa Wulandari mencoba bangkit dari setiap keterpurukannya. Mencoba mencari sedikit semangat dalam hatinya. Seakan terjawab, Ulfa menemukan sahabat yang membuat dirinya seakan begitu berarti. Tapi mengapa setelah dia merasa sedikit bahagia harus di balas dengan begitu banyaknya penderitaan? Kematian dan kehilangan terdengar sama. Namun kematian pasti tak akan membuat seseorang itu kembali dan kehilangan juga tak bisa memastikan hal itu kembali. Tapi bolehkan Ulfa berharap? Saat lelah sudah menggerogotinya secara perlahan. Atau haruskah Ulfa mengambil jalan lain? Temukan jawabannya di sini! Let's to reading guys 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines