PART LENGKAP Bagaimana kau bisa hidup dengan duri di sekelilingmu? Kau menghindar, tetapi lupa mencabut duri yang terlanjur masuk ke tubuhmu. Tak ada kata terlambat untuk memulai. Bukankah itu terdengar naif? Ulfa Wulandari mencoba bangkit dari setiap keterpurukannya. Mencoba mencari sedikit semangat dalam hatinya. Seakan terjawab, Ulfa menemukan sahabat yang membuat dirinya seakan begitu berarti. Tapi mengapa setelah dia merasa sedikit bahagia harus di balas dengan begitu banyaknya penderitaan? Kematian dan kehilangan terdengar sama. Namun kematian pasti tak akan membuat seseorang itu kembali dan kehilangan juga tak bisa memastikan hal itu kembali. Tapi bolehkan Ulfa berharap? Saat lelah sudah menggerogotinya secara perlahan. Atau haruskah Ulfa mengambil jalan lain? Temukan jawabannya di sini! Let's to reading guys 😊
More details