love is a false?

love is a false?

  • WpView
    Membaca 289
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Des 8, 2015
"ini jalan yang terbaik yang bisa kau pilih?" "hanya ini jalan satu satunya kalau kau mau menghindari nenek sihir itu" "Aku tak tau apakah ini berjalan dengan baik atau tidak. Tapi ku rasa ini peluang yang akan menguntungkan kita berdua" "jadi kita sepakat?" tangan pria itu langsung memeluk pinggangku tanpa pikir panjang. sorotan matanya yang tajam terlihat begitu intens dengan wajahnya yang semakin mendekat ke arahku. Deru nafasnya bisa kurasakan sempurna di pipinya. Aku yakin sekali wanita di luar sana pasti akan melakukan apa saja agar bisa bertukar posisi denganku "kalau begitu ayo kita mulai sandiwara pernikahan ini. Dan 1 hal. jadilah istri yang baik untuk sandiwara kita, istriku" "dan jaga sikapmu selama masa kontrak kita, suamiku" dasar pria ini! untung saja dia gay! jika bukan mana mau aku menjalin kontrak sialan ini dengan dia
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#218
kawinkontrak
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • Suami Sempurna 21 +
  • Eleftheria
  • Dear Boss's Daughter
  • Bertahan Dalam Melody Cinta
  • TITIK AKHIR.
  • Izinkan sekali saja
  • Promise Me ( END )
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • My Boss My Husband

#Prolog Seorang wanita tengah duduk di single sofa seraya menyandarkan punggungnya di sandaran sofa. Ia memejamkan matanya kemudian menghembuskan nafasnya. Tak jauh dari itu,tampak seorang pria yang berjalan dengan langkah cepat namun terdengar tegas. Mendengar suara langkah kaki itu,lantas wanita itu membuka kedua matanya dan menoleh untuk melihat siapa yang berjalan. Setelah dia melihat pemilik langkah kaki tersebut,senyumannya pun merekah. Ia berdiri dan berjalan menghampiri pria itu. "Bagaimana?" Tanya wanita itu seraya terus mengikuti pria tersebut yang tetap saja berjalan. Pria tersebut duduk diikuti dengan wanita itu disebelahnya. Wanita itu terus saja menatap wajah pria tersebut yang menampakkan ekspresi kesal. "Ayahku belum menyetujuinya." Akhirnya pria tersebut membuka suara. Wanita itu mengeryit tatkala mendengar jawaban yang terlontar oleh pria disebelahnya ini. "Dia bilang,saudaraku belum memiliki pasangan ataupun calon. Kita berdua harus menunggunya hingga dia menikah. Dan aku tidak boleh mendahuluinya." "Lalu bagaimana ini? Kembaranmu itu bahkan belum memiliki calon. Bagaimana dia ingin menikah. Mau sampai kapan kita menunggunya? Sampai anak di kandunganku ini lahir dan semua orang akan tahu bahwa aku hamil diluar nikah karenamu? Keluargaku dan keluargamu akan malu jika hal ini sampai terjadi." Pria tersebut mengusap lengan kiri sang wanita bermaksud agar wanita yang ada disebelahnya tenang. "Itu tak akan terjadi,Sayang. Akan kupastikan jika nantinya adikku itu memiliki calon dan kita berdua bisa menikah." Pria tersebut tersenyum diikuti dengan sang wanita yang juga ikut tersenyum.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan