Beauty Fool

Beauty Fool

  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 18, 2015
Dulu, aku hanyalah gadis biasa. Polos, dan tidak terlalu memikirkan kaum Adam untuk hidupku. Aku menjalani hidup mengikuti aliran air, sebagaimana apapun yang terjadi. Sampai suatu saat, seorang lelaki datang dan mendekatiku. Sikapnya, tatapannya, tawanya, telah membuatku jatuh cinta. Aku bahagia bersamanya, karena aku satu-satunya yang berada di dekatnya. Tapi, suatu kenyataan yang pahit bahwa ternyata dia tidak sengaja membuatku merasa didekati. Tidak sengaja. Aku bahkan tidak menyadari seseorang yang lain yang ternyata selama ini memperjuangkanku. Aku terlalu banyak berharap untuk orang yang selama ini hanya membuatku terbang, lalu menjatuhkanku ke jurang. Bodohnya, aku masih tetap menunggunya walau kutahu semua ini. Aku tidak peduli. Aku mencintainya. Dan bodohnya lagi, aku tahu aku menyakiti seseorang yang lain. Aku tidak tahu apa-apa tentang cinta. Aku hanya gadis biasa yang terjebak oleh perasaan yang selama ini membelenggu. Dari sini aku belajar. Jelas. Cinta butuh otak.
All Rights Reserved
#117
brokenhearted
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • About LOL (Losing Out Love)
  • The Story About US
  • Keano
  • ALFA [selesai]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • It's Me
  • Mengapa Harus Jatuh Cinta ?
  • My Bad Girl #BadSeries✔

Ini kisahku... kau tahu? Cerita klasik dimana seorang gadis mencintai secara diam-diam, hingga akhirnya harus melupakan pun secara diam-diam. Tapi, mungkin kisah ini tidak sepenuhnya berakhir seperti itu. Ya, walaupun akhir seperti itu yang aku inginkan, mungkin akan jauh lebih baik bagiku. Ummm... mungkin Tuhan tidak tega membiarkanku terluka sendiri, atau mungkin seperti kata orang, 'Tuhan tahu segalanya dan hanya Dia yang berhak mengatur segalanya'. Baiklah... aku ralat. Aku tidak mau membuat tokoh utama pria di sini terlihat jahat karena membiarkanku bertahun-tahun bertahan dalam kisah 'gelar tak berbalas'. Mungkin, akulah si 'penjahat' di sini. Entahlah... dalam kisah cinta, kita tidak selalu bisa menentukan siapa yang menyakiti dan siapa yang tersakiti. Semuanya sama. Pada akhirnya, akan ada satu titik dimana cinta membuat kita egois. Mungkin ini klise, tapi bagiku makna 'cinta tak harus memiliki' merupakan makna tertinggi dari cinta itu sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines