Kentut Di Dalam Bis

Kentut Di Dalam Bis

  • WpView
    Reads 2,765
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 20, 2018
Seorang sopir angkot dengan susah payah menunggu mengumpulkan penumpang di terminal sampai penuh. Ketika hendak berangkat, tiba-tiba perutnya terasa mulas dan ingin buang air besar. Namun ia kuatir jika tidak segera berangkat, para penumpang itu akan keluar dan mencari kendaraan lain. Untuk itu, dia menahan diri dan tetap berangkat. Di dalam perjalanan, ketika ia hendak kentut, sopir itu menutupinya kentutnya sambil membunyikan klakson. Setelah beberapa kali membunyikan klakson selama di perjalanan, akhirnya seorang nenek yang menjadi penumpang itu berkata, "Pak, jangan menekan klakson lagi, karena setiap kali klakson kamu tekan, di dalam bus tercium berbau kentut." Akhirnya ketahuan juga dengan baunya wkwkwkwk?
All Rights Reserved
#3
goodluck
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I LOVE SEBLAK
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Transmigrasi MyTia [END]
  • Ratapan seorang JONES!
  • SPOILEDBOY
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • KENAPA HARUS AKU?

"Seblak!" "Seblak!" "Seblak!" "Pokonya Caca pengen seblak!" Caca merengek karena sendari tadi sudah keliling Jakarta tapi tidak menemukan satu pun warung seblak yang buka. "Stttt ... Ca jangan teriak-teriak malu," bisik Rayyan, kepada Caca. Karena sendari tadi Caca tak henti-hentinya berteriak di tempat umum, meminta di belikan seblak, tapi tak ada satupun warung yang buka. Hiyyaa! Brukkk Caca menendang motor vespanya Rayyan karena sakin kesalnya, sehinga motor berwarna kuning itu terguling. "YA AMPUN STEPEN!" teriak Rayyan."Ya ampun babe kamu gak apa-apa, kan?!" Rayyan terus saja mengusap motor ke sayangannya dengan lembut dan membantu motornya kembali berdiri. Caca merenggut. "Gililan sama motol aja di peduliin gililan sama gue aja enggak, dasal pacal lucknut!" Caca mengacungkan jari tengahnya ke arah Rayyan. "By, jangan dengerin babi ngoceh ya," bisik Rayyan kepada motornya. "Apa?!!" Gimana seru gak? Jangan lupa baca cerita I Love Seblaknya ya di jamin ngakak deh😂

More details
WpActionLinkContent Guidelines