Main Hati

Main Hati

  • WpView
    Reads 390,980
  • WpVote
    Votes 16,225
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 8, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Sakti Putra Greedy. Seorang pilot yang menyukai sepak bola, Diusianya yang ke-27 tahun harus menikah dengan Areyna Khanza Aurynamorra, gadis cantik berusia 21 tahun, seorang pramugari yang menyukai hujan, yang tak lain dan tak bukan adalah adiknya sendiri! Mereka dipaksa menikah oleh sang ibu. Tawa dan canda lenyap seketika karena hal yang sederhana. Pengkhianatan secara sadar keduanya membawa mereka diujung jalan perpisahan. Lantas mampukah mereka bertahan dengan segala kerumitan yang melanda? Atau memang perpisahanlah yang menyelesaikan segalanya? ~ Tentang hatiku dan hatimu Tentang kesetiaan Yang diuji Tentang pengkhianatan yang terjadi "Karena kau bukanlah lagi hujan yang selalu kurindukan" "Aku tak ingin menjadi hujan yang selalu menemani sedihmu, tapi aku akan menjadi pelangi yang mewarnai hati lukamu" "Karena CINTA, bukanlah PERMAINAN"-MAIN HATI Tentang cinta Sakti dan Khanza Tentang tawa disetiap lukanya (Sequel Love After Making Love)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • LYVARU
  • The Baby's Contract✓
  • Orang Biasa
  • With or Without You
  • SASHI
  • 𝐒𝐚𝐤𝐲𝐚: 𝐈'𝐦 (𝐧𝐨𝐭) 𝐨𝐤𝐚𝐲!✔

Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesamaan cerita, karakter, atau alur dengan karya penulis lain. Cerita ini murni hasil imajinasi pribadi dan tidak ada unsur kesengajaan untuk meniru atau menjiplak. ⚠️Utamakan follow sebelum membaca! HAPPY READING Pernikahan ini seharusnya menjadi awal yang indah. Zakia menerima Rayyan tanpa ragu, tanpa tahu bahwa di hatinya masih ada nama lain yang lebih dulu mengisi. Rayyan tidak pernah menunjukkan bahwa ia menyimpan luka, tapi ada sesuatu dalam sikapnya yang tak bisa Zakia pahami. Ia baik, tapi tak sepenuhnya ada. Ia perhatian, tapi terasa hampa. Zakia menunggu, berharap waktu akan membuatnya memahami. Hingga suatu hari, kebenaran itu datang secara tiba-tiba, tepat dimalam pernikahannya. Ia bukan satu-satunya di hati suaminya. Lalu, apakah kesabaran bisa meluluhkan hati yang tak pernah benar-benar terbuka untuknya? Ataukah ia hanya bertahan dalam pernikahan yang tak akan pernah memberinya tempat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines