Story cover for Home by xxxview
Home
  • WpView
    LECTURES 121
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 121
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement oct. 10, 2015
H.O.M.E
Rumah? Akhirnya aku pulang ke tanah kelahiranku. Apa itu bisa disebut pulang ke rumah? Sedangkan sekarang aku malah pindah ke rumah kakaku, apa itu rumahku yang sebenarnya? Muncul orang orang baru di kehidupanku yang sekarang aku tak yakin pernah bertemu mereka sebelumnya. Tapi ada satu yang tampak familiar. Belum lagi ada beberapa hal yang aku lupakan. Mungkin aku melupakan banyak hal ketika pergi dan mereka seakan akan menyergapku sekarang ketika pulang. Apa itu? Ada bagian yang terlewat lalu hilang. Bingung!?



*On Hold, sorry :(*

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ini adalah sekuel dari Hujan Lagi
kali ini gue akan menulis dengan gaya yang sedikit berbeda, yaa walau sedikit pasti ada bedanya lah ya, hehehe
jangan lupa vote dan comment ya
selamat berimajinasi :)
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Home à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#2boston
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Eliinaa, écrit par vfryfrljnvsnmtm
5 chapitres Terminé
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Tentang Kota Ini, écrit par partofsomepart
29 chapitres Terminé
Hari ini, Ayah membawa kami pergi dari Ibukota dan memilih kota Yogyakarta sebagai tempat singgah sementara; katanya. Tepatnya di Rumah Oma yang terdapat keluarga besar yang dari dulu tinggal di sana. Canggung, banyak berpikir buruk tentang mereka karena sikap yang diperlihatkan. Di Jakarta saja Aku dengan Ayah, Bunda dan ketiga Adikku saja tidak memiliki hubungan yang begitu dekat. Apalagi di sini? Semakin asing dan terasa diasingkan. Namun, sepertinya mata dan hatiku sedang tertutup rapat selama di kota ini. Aku menganggap Yogyakarta bukanlah tempatku. Aku tidak bisa ada di sana. Apa kalian juga berpikir seperti itu? Pasalnya, ada beberapa manusia yang kutemui di sini, salah satunya si manusia itu. Dan kembali ke hal utamanya, mata dan hatiku sedang tertutup kala itu. Semua akibat terlalu gelisah mengenai rumah besar Oma ini, tentang segala yang berada di dalamnya. [[Cerita ini sedikit mengulik tentang perasaan seorang remaja perempuan yang mendapat peran sebagai kakak pertama. Dunianya hanya penuh dengan dirinya sendiri; fotografi salah satu di dalamnya. Namun, selalu terbesit dalam hatinya untuk berbicara pada dunia. Ia ingin lebih dari ia yang sekarang, ia selalu merasa tak pernah menjadi seorang kakak, ia tak pernah merasa menjadi sesosok teman, ia hanya ingin seperti manusia lain yang terlihat biasa saja dengan manusia lainnya. Tentu ingin menjaga keluarganya, bukan dengan tetap bungkam. Ia ingin bersuara dengan berjuta makna katanya. Namun, apakah bisa? Rasanya tidak kalau ia masih membuka mata dan hatinya untuk dunia; terutama orang-orang yang ia temui di Yogyakarta.]] Update setiap JUMAT👀
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
IGNITE ✔ | SunJay FanFic cover
DUNIA HAMPA cover
PAPA INDO!? cover
Sweet Dreams, Sweetheart! cover
Langit dan Bumi cover
INTERIM: Let Me See Your Smile cover
Suarasa cover
Eliinaa cover
Oh My Fiance! [COMPLETED] cover
Tentang Kota Ini cover

IGNITE ✔ | SunJay FanFic

23 chapitres Terminé

COMPLETED! Picture by Pinterest from Aly. REPUBLISH STORY EDITION Blurb : Jay pernah berkata, "Ayo bertemu kembali!" Sayangnya, ia tak ingat perkataannya mimpi atau bukan. Sejak meninggalkan Seoul, tak ada lagi hal-hal yang ia ingat selain kematian sang ibu. Dua belas tahun berlalu, Jay kembali dari Seattle ke Seoul, untuk menerima tawaran pembelian rumah mendiang ibunya, karena rumah tersebut benar-benar hampir rubuh dan tak lagi ada yang perlu dipertahankan. Namun, ia justru mendapatkan sebuah surat yang terkubur di ruang bawah tanah dan menghubungkannya dengan kalimatnya. "Dan kita bertemu kembali." -Sunoo. Perdana publikasi 29 Februari 2024 #WattpadfanficIndonesia #Enhypen #SunJay