
Ksedihan seringnya datang dengan berbagai rasa. Aku kadang merasakannya sebagai suatu yang pahit, lebih pahit dari obat. Kadang asin, lebih asin dari lautan ataupun garam. Kadang juga manis yang keterlaluan. Aku memberikan rasa manis terhadap kesedihan yang demikian. Semuanya terasa indah ketika kamu ada namun kadang perasaan ini seperti api yang membara, bisa menghancurkan semua yang ada di dekatnya. Terasa lepas kendali. Gelap, membuatku sesak nafas. Dingin dan membuatku hilang. melihat sorotan matanya itu membuatku masuk ke dalamnya dimana aku masih bisa memanggilmu dengan sebutan yang berbeda dengan orang lain, dimana aku masih bisa bermanja denganmu, dimana aku masih bisa tersenyum karena hal yang tak terduga karena ulahmu, dimana aku sempat merasa khawatir karena menantikan kabar darimu, dimana aku berusaha menenangkan fikiranku ketika kamu tidak ada disampingku, dimana aku merasa bosan dan kamu menghiburku lewat gurauan yang kamu tunjukkan, dimana kamu bisa membuatkuAll Rights Reserved
1 part