Beloved Vampire

Beloved Vampire

  • WpView
    Reads 1,931
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 5, 2015
Bicara tentang tunanganku, dia sangatlah tinggi dengan kulit yang putih pucat kadang aku berfikir. Laki laki ini terlihat cantik dan juga tampan di saat bersamaan, Bibirnya yang kecil, Jari jari panjang lentiknya, dan mata biru safirnya. Dia begitu sempurna Sudah kupastikan banyak perempuan di luar sana yang menginginkan pria ini, tapi kenapa dengan mudahnya dia menerima  pertunangan ini? Benar benar lucu Kadang aku menatapnya dengan tatapan terpesona kadang juga aku membencinya, tidak usah di pertanyakan… Dia pasti sering membuat kebisingan di sekitarku, perempuan perempuan di sekitarnya selalu menatapnya takjub dan juga membicarakannya. Hidupku sudah tidak lagi benar benar tenang. “Memikirkanku nona?” Deg. Laki laki itu, aku bahkan lupa jika sedang berhadapan dengannya. “apa kau sedang berpikir bagaimana tampannya tunanganmu ini, hmm? ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LALA
  • You're Here, But Not For Me
  • The Hunter's Moon (Moon Series #1)
  • Slave? I'm the princess!
  • Impossible Wish
  • Luna Of The Wolves (Completed)
  • Not Me & Not Mine
  • We Are Not The Same | Kim Taehkyun
  • The Midnight Bride [TAMAT]
LALA

Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines