Our Memories

Our Memories

  • WpView
    Reads 1,858
  • WpVote
    Votes 134
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 16, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Adeeva Keisya, Gadis cantik nan populer di sekolahnya, SMA Kartika Jaya. Berbeda dengan sahabatnya yang terkenal karena kecantikannya yang mendekati sempurna, Keisya hanyalah gadis bekursi roda yang sering dikucilkan banyak orang. Kehidupannya yang awalnya membosankan sampai pada akhirnya ia bertemu dengan Rafa. Rafa Adrian. Laki-laki buta yang ternyata merupakan sebagian masa lalunya. Dan sejak saat itulah, hidup Keisya mulai dipenuhi dengan teka-teki. Hingga pada akhirnya, ia memutuskan untuk mencoba menyatukan kepingan puzzle yang telah lama hilang. ~~~~~ By : Ardyra Layyina Zahirah ~~~~~~~~
All Rights Reserved
#62
stoppenindasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • AZALEA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Gugup Itu Tanda Suka
  • nara||rafa [on going]
  • Lonely? No More!!!
  • A Hundred Days Closer [On Going]
  • Bukan Cinderella (Sudah Ada Di Toko Buku)

"Anak hebat Ayah, kalau sudah besar mau jadi apa?" Suara itu masih terngiang di kepala Syela, lembut dan penuh kasih sayang. Malam itu, ia masih berusia enam tahun, duduk di pangkuan ayahnya yang selalu wangi dengan aroma buku dan kopi. "Dokter, Ayah. Supaya Syela bisa menyembuhkan orang-orang dan membantu banyak orang," jawabnya dengan penuh semangat. Ayahnya tertawa kecil, mengusap kepalanya dengan penuh kebanggaan. "Syela janji ya, suatu hari nanti akan jadi dokter hebat? Ayah janji akan selalu menuntun langkah Syela sampai impian itu terwujud." "Iya, Ayah! Syela janji! Terima kasih, Ayah. Syela sayang Ayah, sampai kapanpun." Janji itu terdengar begitu nyata, seolah hanya terjadi kemarin. Tapi kini, bertahun-tahun setelahnya, Syela hanya bisa menatap kosong ke langit-langit kamar. Ayah tidak lagi di sini. Janji itu, yang dulu terdengar seperti kepastian, kini hanya tinggal kenangan yang menggantung di dara. Syela menarik napas panjang, meremas ujung selimutnya. Sudah bertahun-tahun sejak ia kehilangan sosok yang paling ia cintai. Tapi luka itu tak pernah benar-benar sembuh. "Mana janji Ayah yang akan menuntun langkah Syela?" baca selengkap nya ya! @ssabrinena @syelas.story

More details
WpActionLinkContent Guidelines