Love You!

Love You!

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 24, 2015
"Helen cepetan bangun sayang, kamu gamau telat sekolah kan?" Suara mama membuat aku bangun dari mimpi indah ku. "Ahilah jam berapa si emang?" Aku mengambil alarm yang berada di nakas. "Ahhhh udah jam 6!!!" Aku langsung bergegas ke kamar mandi, setelah mandi aku mengambil kunciran kesayangan aku. Aku menuruni tangga dengan cepat. "Mah helen berangkat ya. Udah mau telat soal nya. Bye mah" setelah aku mencium pipi mamah aku segera bergegas menyalakan mobil dan pergi menuju sekolah. Buat para readers baca karya aku ya. maaf ceritanya ga jelas. ini juga kek nya ga dapet banget feel nya. oh Iya makasih banget yang udah mau baca. jangan lupa vote ples saran nya yaa. maaf juga kalo ceritanya agak absurd. soal nya aku baru banget buat cerita. ini juga iseng iseng wkwk. pokok nya happy lah yang udah baca karya aku
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • limited to friends or falling in love '?'
  • Rasa Cinta Yang Terpendam
  • Duda -Johnten [ END ]
  • Investasi Cinta || ᴄʜᴇɴʟᴇ
  • East sky first love
  • Na & Liu
  • Ramadhan With Barudak
  • Jejak Waktu [Complete]

Cia berdiri didekat jendelanya dan membelakangi orang yang masuk itu. Orang yang masuk itu pun langsung menutup pintu dan berjalan menuju cia lalu memeluknya dari belakang. Cia kaget dan langsung menoleh. "Cio" kaget cia. "Maafin gue ya" Cia melepaskan pelukan itu dan berbalik menghadap kearah cio. "Maaf lo bilang hah?gue udah nunggu lo 5 tahun io 5 tahun terus gue udah nunggu lo dari pagi io dan gue belom makan sama sekali cuma buat nunggu lo" ucap cia berapi api. Cio langsung membawa cia kepelukannya lagi tetapi cia meronta minta dilepaskan dan itu membuat cio mengeratkan pelukannya dan tak lama cia diam dipelukannya dan menangis. "Hiks..hiks.." "Gue minta maaf cia gue emang salah gue cuma mau tau lo nepatin janji atau gak lo masih nunggu gue atau gak dan ternyata lo nunggu gue dalem hati gue gue seneng banget cia i miss you and i love you" Cia membeku mendengar cio mengungkapkan perasaannya. Akankah cia membalas perasaan cio?

More details
WpActionLinkContent Guidelines