Story cover for Twenty Eight by Khansa1261
Twenty Eight
  • WpView
    Reads 538
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 538
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Oct 17, 2015
Sekolah itu damai. Yang nggak damai itu PR dan tugasnya. Iya, kan? 
Tapi di sekolah yang Serin tempati berbeda. Yang menghancurkan kedamaian mereka bukanlah tugas. Tapi terror dari 'Dia Yang Terlupakan'
All Rights Reserved
Sign up to add Twenty Eight to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Crimson Veil  by eyuraaaa
47 parts Complete
Di dunia yang dibentuk oleh kehendak dan kekuatan, hanya segelintir yang terlahir dengan kemampuan untuk menantang takdir. Nova, pemegang Rank S termuda di Akademi Aetherion, tidak hanya mewarisi seribu pedang dari leluhurnya-ia juga mewarisi rahasia kelam yang dapat mengoyak keseimbangan dunia paralel. Saat organisasi bayangan yang dipimpin oleh sosok misterius bernama **Orion** perlahan menunjukkan taringnya, Nova terseret dalam konflik yang bukan sekadar perang antar akademi, melainkan benturan antara *kehendak manusia* dan kekuatan kuno yang lebih tua dari waktu. Bersama rekan-rekannya-Nevara si penyegel yang kehilangan masa kecilnya, Rafa si pewaris terakhir Klan Nadir, Senja sang ahli strategi, Reiner sang petarung agung, dan Freya sang penyembuh maut-Nova menghadapi musuh-musuh yang tidak hanya ingin menghancurkan dunia, tetapi juga menghapus semua *kemungkinan untuk berubah*. Namun pertarungan terbesar bukanlah melawan Orion, melainkan melawan versi muda dari diri mereka sendiri-luka, ketakutan, dan penyesalan yang selama ini mereka sembunyikan. Dalam puncak pertempuran yang mengguncang batas dimensi, Nova tidak hanya menurunkan pedangnya untuk bertarung. Ia berdiri sebagai simbol bahwa **masa lalu tak bisa dihapus, tapi bisa diterima**. Dan bahwa harapan, meski rapuh, tetaplah kekuatan paling kuat di antara reruntuhan dunia. Setelah semua retakan diperbaiki, dan bintang-bintang kembali bersinar di langit malam, mereka yang bertahan tidak memilih untuk memerintah atau dielu-elukan. Mereka memilih untuk hidup-membuka sekolah, menanam taman, mengasuh anak-anak, dan menjaga rahasia dunia dengan tenang. Karena pada akhirnya, *kemenangan sejati bukan tentang siapa yang paling kuat... tapi siapa yang masih bisa mencintai setelah semuanya runtuh.*
You may also like
Slide 1 of 10
A Truth Too Late ✅ cover
SCREAM cover
OBSESSION : (One-Shoot) cover
G 17 || tahap Revisi cover
𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?  cover
Proyek 17: Korban yang Terpilih cover
THE RAIN OF REVENGE cover
Mr. and Mrs. RIG cover
Crimson Veil  cover
The Scarlett Line  cover

A Truth Too Late ✅

9 parts Complete

Kehidupan sekolah yang monoton tidak akan pernah menjadi impian remaja mana pun. Namun, mereka juga tidak menginginkan kekacauan penuh tipu daya. Pada pagi kesembilan tahun ajaran baru, tubuh dingin yang mulai membiru ditemukan di antara semak-semak dekat gedung sekolah. Pada pagi kesembilan tahun ajaran baru, kedamaian seringkih kaca pun retak perlahan.