Story cover for Undelivered Thoughts by sabrinarzky_
Undelivered Thoughts
  • WpView
    LECTURAS 887
  • WpVote
    Votos 323
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 887
  • WpVote
    Votos 323
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado oct 18, 2015
Menghidupkan suara hati yang seringkali tak tersentuh, karena terlalu dalam. Perasaan menyimpan sejuta emosi dengan tingkatnya masing-masing. Hanya saja kita jarang mengerti.

Patahan-patahan hati yang berubah menjadi sekumpulan kata, yang tak tersampaikan.

'cause love will ruin your heart.
Tears writer00's
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Undelivered Thoughts a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
You're Here, But Not For Me de MyMiela
8 partes Continúa
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Aku, Kamu, Kita cover
Another Me cover
Rasa Tanpa Kata cover
Jauh. Esok Nanti atau Selamanya cover
UNREQUITED LOVE cover
Berakhir cover
You're Here, But Not For Me cover
Rindu Dalam Diam cover
World cover
Erlangga cover

Aku, Kamu, Kita

9 partes Concluida Contenido adulto

cinta banyak bentuknya bukan? mencintai diam diam. mencintai sepenuh hati. mencintai hingga terluka cinta bertepuk sebelah tangan. cinta yang terlambat terucap. (hanya kumpulan cerita pendek)