Love in Silence

Love in Silence

  • WpView
    Reads 936
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 30, 2015
Tapi, yang gue lihat sekarang APA. Astaga ini benar-benar menyakitkan. Ini rasanya hampir sama bahkan lebih saat ngelihat dia sama ryn. Gue putusin buat lari sekenceng-kencengnya sekarang sambil meluk badan gue sendiri dan gue gasadar kalo udah badan gue merinding dan lagi-lagi gakerasa air mata gue udah tumpah gitu aja. Sekarang gue bener-bener ngerasain yang namanya broken heart. Rasaanya lebih sakit dari disuntik sama 1000 jarum suntik gede. MENYAKITKAN. Walaupun gue tau sih gue bukan siapa-siapanya Dia dan gue ga berhak apa-apa. Boleh ka gue minta mati sekarang God? Entahlah tapi sekarang gue lebih gaberasa hidup sama sekali.
All Rights Reserved
#17
cintamasasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • Goodbye Alaska [END]
  • Halaman Hidupku
  • Matahari
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Verronica (COMPLETED)
  • ALSTARAN [END]
  • REVANO UNTUK REVA
  • Everything Has Changed
  • GREENSTA [END]
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines