Being Her Stepdaughter

Being Her Stepdaughter

  • WpView
    Reads 1,694
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 24, 2015
Hidup dengan Mama yang sakit keras lebih baik daripada menjalani hidup bersama dengan ibu tirinya. Kehidupan Fanya berubah total saat sang Papa menikah lagi dengan wanita lain yang notabene adalah ibu dari sahabat dekatnya, Kayla. Perubahan yang ia tak pernah rasakan. Perubahan yang terlalu signifikan. Ditambah lagi hubungan persahabatannya dengan Kayla kian merenggang. Bahkan Papa kandungnya sendiri lebih memilih ibu tirinya dan selalu menyalahkannya. "Inikah rasanya mempunyai ibu tiri?" - Fanya Adriani Wibisono. ( in a collab with @rivkafarizi ; diadaptasi dari cerita rakyat Bawang Merah & Bawang Putih )
All Rights Reserved
#264
problem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hug Me (Mom Dad)
  • Lentera Senja
  • Viona (END)
  • Surprise Baby [Vol.2]
  • ANDAI AKU BISA
  • Arfan & Syeira
  • Mellya

"kenapa papa selalu marahin Sherin? Salah Sherin apa? Kalo Sherin hidup hanya untuk dimaki dan dihina terus sama mama dan papa, untuk apa Sherin dilahirin? Sherin gak pernah minta dilahirin ke dunia ini pa!!" Tegas Sherin dengan berlimang air mata "Salah kamu itu karena udah lahir tanpa keinginan kami, kamu itu gak seharusnya keluar dari rahim perempuan itu!!" Ujar bagas "Terus kenapa gak bunuh Sherin aja waktu mama mengandung Sherin? Kalo gini Sherin ga kuat hidup pa! Sherin gak tau rasa kasih sayang dari orang tua Sherin, rasanya sakit banget di maki terus dan ga dianggap sama mama dan papa!!" Sherin memukul dadanya, melampiaskan kekecewaannya Nenek berusaha menahan emosi Sherin yang kini kian meluap, semua unek-unek sudah Sherin sampaikan. Kini hanya menunggu keputusan papanya, ia harus memutuskan untuk tetap bersama Sherin atau mengusir Sherin dari rumah itu. "Kalo kamu mau mati,, silahkan. Lebih baik jika kamu tidak menampakan diri kamu didepan keluarga saya!!" Tekan Bagas dengan sangat tega Kata itu benar-benar melukai hati Sherin "BAGAS!!" Tegas eyang

More details
WpActionLinkContent Guidelines