Cinta Skizofrenia

Cinta Skizofrenia

  • WpView
    Reads 1,185
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 6, 2015
Rea, adalah seorang cowok yang berprofesi sebagai penyanyi keliling. Iya, kayak topeng monyet memang. Tapi itu adalah nama gue dan pekerjaan gue. Gue manusia, bukan monyet. Secara tampang sih gak jauh beda. Jidat gue adalah salah satu objek yang paling gue andal kan ketika gue coba pedekate sama cewek. Soalnya di jidat gue ada tanda minus nya akibat jatuh naik sepeda sewaktu masih kecil. Bekas sobek. Bekas gagal ritual sunat bagian jidat. Uhm. Selain menyanyi disana-sini, gue juga mencari cinta kesana-kemari. Gue gak pernah dapat yang namanya kebahagiaan dari cinta. Gue pernah disakiti dan menyakiti. Gagal. Bagi gue, cinta hanyalah halusinasi yang diciptakan oleh manusia. Sebuah penyakit otak yang membuat orang menjadi gila. Apakah cinta itu ada? Dan jika benar ada, katanya cinta ngebuat orang bahagia, kenapa sering membuat gila? .... Dan disinilah gue sekarang, dalam sebuah ruangan kosong, masih mencari arti cinta yang sesungguhnya. Mencari arti, kenapa cinta bisa membuat orang menjadi gila. Bahkan lebih gila dari gangguan kejiwaan. Ya, cinta Skizofrenia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Tertinggal
  • Aranathan
  • SHEARAYLA
  • Raina Maramitha
  • Stay With Me
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu)
  • ELGITA  (TERBIT)

Cinta.... Begitu banyak wanita yang terperangkap dalam kata Cinta. Apakah cinta itu sebenarnya? Mengapa semua orang sampai dibuatnya merasakan seribu kebahagian dan sejuta kesedihan? Mengapa mereka merelakan harga diri mereka untuk mendapatkan segenggam cinta dari sang pujaan hati? Mengapa mereka dapat membuang mimpi dan cita-cita mereka, agar dapat menjalani sisa hidup bersama kekasih mereka? Saat mereka jatuh dalam pelukan cinta, mereka akan merasakan segala keindahannya. Mereka akan memuji keindahan cinta. Mereka akan menulis sebuah syair panjang untuk merefleksikan rasa cinta mereka. Tapi saat cerita cinta itu berakhir? Mereka hanya akan berurai air mata. Air mata kehilangan. Air mata. Ya...hanya akan ada air mata menemani mereka. Betapa bodohnya mereka. Memuja cinta. Memuja sesuatu yang hanya akan membuat mereka menderita. Memuja sesuatu yang semu. Memuja sesuatu yang tak pasti.... Mungkin aku terdengar terlalu membenci cinta, mungkin aku terdengar terlalu sinis terhadap cinta. Sebagian orang mengagap bahwa aku tidak pernah merasakan mencintai. Sebagian lagi berkata bahwa aku takut untuk jatuh cinta. Mungkin pendapat yang kedua benar. Aku takut untuk jatuh cinta... lagi. Karena aku takut sakit untuk yang sekian kalinya. Ya... aku sudah beberapa kali merasakan mencintai seseorang dan merasakan beberapa kali di sakiti oleh rasa cintaku....

More details
WpActionLinkContent Guidelines