Misconception

Misconception

  • WpView
    Reads 1,515,210
  • WpVote
    Votes 82,024
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jun 17, 2016
Kesalahpahaman di masa lalu yang belum terselesaikan menjadi bumerang bagi kehidupan Yakira di masa depan. Kesalahpahaman yang begitu menimbulkan banyak luka di hatianya. Seolah Tuhan belum puas atas ujiannya, saat Yakira ingin melupakan masa lalunya ia malah dipertemukan kembali dengan pria yang ikut andil dalam kesalah pahaman yang terjadi dulu. Pria yang akan menambahkan garam diluka yang belum kering sepenuhnya dalam sebuah ikatan pernikahan. .............. "Mereka mempercayai apa yang mereka lihat bukan apa yang mereka dengar" Yakira Adamina WARNING!! 18+
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Got It
  • Let Me Go (Sudah Jadi Buku)
  • Adored You
  • After He Comes Back
  • UNTOUCHABLE || Sudah Tamat √
  • Saatnya Menikah! [Completed]
  • Mistake [SELESAI]
  • Melawan Restu (Sudah Tamat)
  • My Perfect Doll
  • Derana Duka (lengkap)

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines