Pangeran Es Ku

Pangeran Es Ku

  • WpView
    LETTURE 9,700
  • WpVote
    Voti 312
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, mag 17, 2016
Entah mengapa saat aku menatap nya,hanya dengan menatap sorot mata nya yang tajam,rasa nya aku tidak bisa bernafas. Entah apa yang ada dalam pikiran ku,aku mengganggu hidup nya berharap membuat nya jatuh hati pada ku,tetapi usaha ku sia-sia,dia menutup mata,telinga,dan hati nya kepada ku,bahkan dia melontarkan kata-kata yang membuat ku sakit hati,sehingga aku memutuskan untuk menjauh dari nya. Sekarang aku menyerah mengejar cinta mu lagi,dan aku akan berusaha semampu ku untuk melupakan mu walau sulit,ku harap jika bertemu kembali,perasaan ini sudah mati. Disaat aku mulai belajar melupakan nya,dia datang dengan penyesalan, Sanggup kah aku memaafkan nya...
Tutti i diritti riservati
#156
prilly
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Inginku Memilikimu
  • Lelah [✔]
  • About Us and Love
  • BUKTI ✔
  • Love Is On
  • SORRY
  • Just a Fan
  • Power Of Love

Walaupun aku tahu, aku sudah berkali-kali membuat kesal bahkan marah. Dan saat kamu kecewa denganku, aku datang dengan wajah tidak berdosa. Disaat aku sedih, kamu yang ada disampingku. Saat aku bahagia pun, kamu merasa bahagia walau aku tahu, tersirat ada rasa keKECEWAan. Namun demi membuatku tersenyum, kamu mengeluarkan beribu cara untuk menyembunyikan semua itu. Maafkan aku! Aku tidak tahu! Sumpah! Aku tidak mau salah memilih lagi! Aku tidak rela kamu bersama yang lain. Mungkin aku egois, karena hati. Hati aku yang selalu menuntunku untuk memilihmu. Prilly. Sungguh, aku sudah tak kuat menerima kenyataan ini. Dia sudah bahagia! Tapi aku tetap mengharapkannya! Kenapa Tuhan! Kenapa Engkau mengirim aku hanya untuk menjaganya, bukan memilikinya! Aku ingin menangis menyaksikan semua ini! Tapi aku tak mau terlihat lemah. Aku harus kuat. Tapi, saat dia menceritakan apa yang terjadi hari ini dengan senyum riangnya, ya? Aku senang. Apakah aku harus rela melepaskannya untuk orang lain yang disukainya?! Aku tak rela Tuhan! Aliando.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti