My Mysterious Boy

My Mysterious Boy

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 22, 2015
Musim kemarau tiba, saatnya membuka cerita baru, melangkah untuk pengalaman baru. Dan siap menaklukkan dunia. Ini adalah awalku ceritaku, disaat aku memulai melangkah kedepan dan bersiap dengan sekolah baruku. Sekolah yang kudambakan dari dulu. Dan kini aku menapakinya, menapaki jalan menuju masa depan. Satu langkah.... Dua langkah.... dan Ketiga langkah terpadu dengan senyum simpul dan sapaanku untuk orang yang belum pernah aku lihat. Aku memulai untuk menjadi seseorang yang lebih baik dan ceria. Aku mulai menatap satu persatu orang didepanku. "Hai" sapaku, entah dengan siapa ku bicara "Emm, ruang TU dimana ya?" tanyaku kepadanya. "Lurus aja, setelah itu lewat koridor belok kiri, nanti ada tulisannya kok" jawabnya " Ok. Makasihh..!! " Ku telusuri sepanjang jalan yang ku tempuh bak seorang detektif saat mencari jejak. Disaat aku berjalan dengan mengendap-endap, aku menabrak sesuatu dan saat aku menengok........................ OH ...... ........ Mendadak seluruh tubuhku kaku
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANNISA {ON GOING}
  • Ayesha Transmigration
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • He is not My Best Friend (End)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • RAISEN
  • I Love You
  • STM; Sekolah, Tawuran dan Maura.
  • LOVE STORY QIANARRA
  • Melody Arthadiesa

Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!

More details
WpActionLinkContent Guidelines