Obssesion

Obssesion

  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 24, 2015
"ah begitu.." respon biasa dari lelaki yang ada di depanku yang aku yakin pasti dia sedang menatap ke arahku. Orang yang paling menjengkelkan, menyebalkan dan bahkan orang yang paling aku butuhkan. Aku duduk dibawah pohon yang rindang sambil meremas rokku sendiri dan menahan nafsuku, berbeda dengan lelaki yang berdiri di depanku, ia sedang menggerakan tubuhnya diputar kan ke kanan dan kiri sambil melompat kecil di depanku. Bodoh, kenapa dia bersikap seperti tidak ada apa-apa. "ah ya lebih baik aku duluan ya an!" seru nya lalu berlari meninggalkan diriku sendiri, dia Ron sahabat dan teman yang satu-satunya aku miliki di dunia ini. Tidak ada yang mau berteman denganku semenjak Kecelakaan yang menimpaku saat aku masih duduk di bangku SMA yang mengakibatkan kebutaan pada kedua mataku, hanya dia yang mau meneman
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I NEED LOVE!!
  • Disguise... [END]
  • Gara-gara ku
  • RanZyan [bl lokal]
  • ADHIARJA
  • Where's Home
  • someone like you
  • Di Masa SMP Ku
  • Misi Kalisa (End)

"loh?? itu kan adhe angkat gue. dia punya pacar disekolah ini?" tanya gue pada arin. arin tidak menjawab. namun menarik tangan gue dan pergi masuk ruang loker. 'arin ini kenapa? aneh banget hari ini' gerutu gue dalam hati. diebuah kursi panjang diantara loker-loker. arin duduk dengan gue. dan menangis. kenapa arin ya? apa dia naksir sama pacarnya vhey tadi? "gue gak nyangka revan pacaran sama vhey. atau mungkin adhe angkat lo itu gak tau kalo lo suka sama revan?" "apa lo bilang? jadi cowok yang tadi itu revan??!" gue dengan reaksi yang bener-bener......

More details
WpActionLinkContent Guidelines