Losing You

Losing You

  • WpView
    GELESEN 10,813
  • WpVote
    Stimmen 608
  • WpPart
    Teile 11
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Do., Nov. 19, 2015
"Terus gimana sama Manda?" "Ya udah, selesai. Fokus gue cuma ke Rena sekarang..." jawab suara yang terdengar familiar di telingaku. Ucapannya terngiang di otakku. Jantungku berpacu. Kakiku lemas seperti jelly. Aku menggapai rak buku yang ada disampingku untuk menahanku agar tidak terjatuh. Semuanya terasa jelas sekarang. Dan aku mulai menyadari apa yang telah aku lupakan. Dengan sedikit limbung, aku memaksakan kakiku untuk menjauhi tempat ini. Sudah cukup banyak yang ku dengar. Cukup untuk tahu kebenarannya Cukup untuk kembali menyadari siapa diriku
Alle Rechte vorbehalten
#107
lose
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Tokoh Utama
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Favorite Wound
  • Love Hurts [End]
  • Valcano
  • TITIK LUKA
  • Death Rose (Taehyung-Rose)✅✅
  • You Are Mine [Terbit]

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien