Meow! Kau Curi Hatiku

Meow! Kau Curi Hatiku

  • WpView
    Reads 4,949
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 18, 2015
Fajar Pakeer 2014 RM21(SM)/RM24(SS) Seorang hantu kucing. Seorang lagi pembuli kucing. Apabila kedua-duanya bertembung, huru-haralah jadinya. Aik, pasal kucing pun nak bergaduh ke? Tapi biasalah... dalam duk bergaduh macam tu, lama-lama jatuh suka juga. Masalahnya sekarang, si pembuli tu dah ada buah hati, Bella. Si hantu kucing pula single and available tapi, kena paksa kahwin oleh ayahnya dengan duda bertaraf pak cik ala-ala samseng Kampung Dusun, Haji Ripin. Aduh! Gawat macam ni. Antara Bella dan Husna, Naim suka kedua-duanya. Dua-dua ada persamaan. Hantu kucing, gila kucing dan sayang kucing. Tapi, siapakah yang berjaya curi hati dia yang sangatlah takut kucing?
All Rights Reserved
#4
novelmelayu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Man
  • Bunga di Taman Hati, BDTH Bagian 3 [18+ PROMO]
  • SIDE TO SIDE (PLAY STORE)✔
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Unpredictable
  • Troblemaker Boy
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Sweet RomanShit
  • Kawin Gantung(SELESAI)
  • Marriage, Not Dating
The Man

WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)

More details
WpActionLinkContent Guidelines