Demi Ragaku

Demi Ragaku

  • WpView
    LECTURES 1,619
  • WpVote
    Votes 116
  • WpPart
    Chapitres 30
WpMetadataReadTerminé dim., juin 30, 2019
Tidak perlu kusebutkan namaku. Abaikanlah pula masa laluku. Karena yang terpenting nanti aku akan memilih opsi. Satu akan memperkuat jati diriku sebagai Iblis. Atau satu lagi Yang akan mengembalikanku menjadi diriku yang dulu. Apapun pilihanku, aku harus berkorban. Entah itu harga diri, orangtuaku, teman-temanku, cintaku, ataupun hidupku. MUNGKIN JUGA SEMUANYA. Tidak perlu kusebutkan namaku. Karena dengan demikian. Kau akan terhindar dari marak bahaya. Karena telah mengenaliku. Demi Ragaku adalah kisah fantasi tentang seorang iblis kecil yang mencoba mengembalikan kembali ingatannya sebelum dia kehabisan waktu dan sudah harus memilih. Menetukan pilihan yang sangat berat dan harus dibantu ingatannya agar tidak salah memilih. Semoga pembaca dapat menikmatinya dan silahkan vote serta vomment bila menyukainya. -DyaPrim-
Tous Droits Réservés
#203
assasin
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Bulan Purnama ke-77✓
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Angel of Death (2011)
  • KEISTIMEWAAN ADEL (SELESAI)
  • "Dewa dari Bawah"
  • Deon Memiliki Paman
  • Felicia, My Darling! [TAMAT]
  • AGRHANA [tamat || terbit]

Di padang bunga dandelion itu, berdiri seorang gadis dengan gaun putih bagaikan ratu. Di belakangnya seorang pria perlahan melangkah. Sinar purnama menerpa wajahnya yang teduh. Angin semilir berhembus dengab membawa benih-benih dandelion. Membawanya kian menjauh. Beberapa orang telah melingkari sang gadis dan sang pria. Kilau cahaya tampak dari sepasang cincin yang dibawa sang pria. Melingkar dengan cantiknya pada jari manis sang gadis. Namun takdir tak berpihak. Sang gadis terjatuh, terkulai dalan pelukan orang yang telah mengikat janji dengannya. Darah mengalir di sela-sela bibirnya. Menodai putihnya gaun yang ia kenakan. Pria itu pun membawa tubuh sang gadis yang kian mendingin. Diletakkannya pada peti kaca berhias permata. Ia tak akan memberikan hatinya kepada orang lain. Ia memang telah lama kehilangan cinta dan kasih sayang.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu