Pada awalnya semua terasa indah pada tempat nya, senyum selalu membingkai wajahnya, dan impian serta fantasi-fantasi ku mengenai kamu perlahan terlihat semakin dekat.
Aku tahu, mencintai kamu tidaklah semudah itu, seperti anak kecil yang dihadiahi permen oleh orang asing.
Perasaanku padamu selalu diiringi rasa sakit, kecewa, dan penderitaan.
Sampai suatu ketika, aku menemukan cahayaku, cahaya yang selama ini ditutupi oleh cahaya palsu yang redup dan menyakitkan.
*Sorry for slow update:)
Todos los derechos reservados