Wir haben unsere Inhaltsrichtlinien aktualisiert.
Sieh dir die neuesten Richtlinien an, um weiterhin sicher Geschichten zu teilen.
Erfahre mehr
Alur
  • WpView
    GELESEN 324
  • WpVote
    Stimmen 28
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Okt. 31, 2015
WpInfo
SACHBUCH
Cerita ini hanya fikitif belaka. Apabila ada kesamaan latar, nama tokoh, dan alur cerita serta kesamaan dengan cerita yang lain. Itu hanyalah takdir Allah SWT. --- Perubahan drastis terjadi pada kehidupannya, kebahagian yang bertahun-tahun terakhir saat ini hanya sebuah kenangan dalam angan-angannya. Tapi dia tau bukankah kebahagiaan itu adalah sebuah karunia dari Allah ketika kita masih bisa mengucap syukur? Dia berusaha meraih kebahagiaan itu, namun apa perjuangannya akan sampai tujuan? Mengingat benteng yang mreka bangun terlalu tinggi dan tebal untuk seorang anak merobohkannya. Hidup itu seperti sebuah tulang, apabila terjadi pergeseran, keretakan, dan patah maka jika tulang itu tersembuhkan tak akan berfungsi seperti semula. --- Dia mencintai pujaan hatinya. Cinta pertama pada pandangan pertamanya itu telah menancap kuat dihatinya. Sungguh dia bahagia, meski kadang sakit dia tetap bersyukur karena rasa yang dikaruniakan oleh Allah ini.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Sejenak Luka
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • False Hopes
  • Segi Tiga Cinta [MASIH REVISI]
  • Waktu?
  • AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • A Life That Turns
  • DENNIES

Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien