Above the Blue Sky

Above the Blue Sky

  • WpView
    Reads 822
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 25, 2016
Sebuah kisah di bawah langit biru Tokyo. Risa Maeda adalah seorang yang tidak pedulian, kocak, blak blakan, tapi manis. Ia tinggal bersama kakak laki-lakinya di Tokyo, satu-satunya keluarga yang Ia miliki, setelah Ia kehilangan dua orang tuanya karena sebuah kecelakaan pesawat. Walau setelah itu rasanya Ia ingin mengakhiri hidupnya, sampai Ia bertemu seseorang yang secara tidak langsung dapat merubah suasana hatinya. Brian Kazuro adalah seorang laki-laki yang rajin, murah senyum, rendah hati, yang baru pindah ke Tokyo dan menetap sementara di sana. Tapi dibalik itu Ia mempunyai masa-masa kelam, yang membuatnya membenci Tokyo dan semua omong kosong dan senyum yang Ia buat terhapus, setelah Ia bertemu seseorang yang mengacaukan suasana hatinya secara tidak sengaja. Semua berubah, saat ingatan tentang cinta dan benci menghilang. "Tidak ada alasan untuk mencintaimu. Aku tidak peduli kalau kau tidak punya tangan atau kaki atau kau cacat. Yang terpenting adalah dirimu bersamaku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chiisana Tenohira
  • Wings of dreams
  • [TAMAT] Histeria Rasa ✔️
  • Best Friends Forever N Love
  • Love In Tokyo ( COMPLETE )
  • LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty
  • Synchronicity
  • What Brings Love?
  • Reminiscent [COMPLETED]

Hanya bisa tersenyum dari kejauhan dan selalu merasa bahagia walau hanya melihatnya dari kejauhan saja. Aku sangat menyukainya, tapi aku tak bisa berbuat apapun untuk bisa membuatnya tahu tentang perasaanku kepadanya. Bahkan sampai dia pergi dua setengah tahun yang lalu, masih terlihat jelas diingatanku terakhir kali aku melihatnya. Ketika itu fuyuyasumi sedang berlangsung, dan saat itu pula aku masih duduk dibangku kelas dua SMP. Aku dan ayah menjemput kedatangan nenek dan kakek di bandara. Tak sengaja aku melihatnya bersama seorang lelaki dewasa yang mengenakan mantel berwarna hitam duduk tepat disampingnya. Aku rasa itu ayahnya. Mereka duduk diruang tunggu bandara dengan tas dan koper yang mereka bawa. Saat itu, aku bertanya-tanya sedang apa dia di bandara. Perasaanku bercampur aduk dengan banyak pertanyaan bersarang dikepalaku. Mungkin mereka pergi berlibur? Tapi tetap saja aku takut sesuatu hal yang tak kuinginkan terjadi. Tak lama kemudian mereka berdua pergi meninggalkan ruang tunggu. Saat fuyuyasumi berakhir, di hari pertama kembali ke sekolah aku tak pernah melihatnya lagi. Ternyata sesuatu hal yang kutakutkan benar terjadi. Bahkan sudah dua setengah tahun berlalu aku tak pernah melihatnya lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines