Hantu Paling Aneh

Hantu Paling Aneh

  • WpView
    LECTURAS 77,078
  • WpVote
    Votos 2,278
  • WpPart
    Partes 36
WpMetadataReadConcluida vie, feb 28, 2014
WpInfo
Ficción
Romance
Cerita ini adalah tentang Erga, cowok yang baru saja patah hati karena baru saja diputusin dengan cewek bernama Marsya yang telah mewarnai harinya selama 6 bulan. Erga yang kesal pun segera mempercepat kepergiannya ke Bandung untuk melanjutkan kuliah. Erga memilih kost disana. Singkat cerita, Erga tidak tahu kenapa dan mengapa setiap kali ia berada di kost maupun di luar kost, dirinya seperti diikuti bayangan yang misterius. Suatu saat, seseorang perempuan berada di kasur Erga. Erga pun kaget dan langsung menebak ia adalah hantu. Tetapi 'hantu' itu segera menjelaskan siapa dia sebenarnya. Ia adalah Lura, cewek 20 tahun yang dulunya kost di kamar yang sama dengan Erga. Lura meninggal secara tragis. Ia ditabrak oleh orang yang Erga kenal. Mayat Lura dibuang begitu saja. Lura pun dengan sangat memohon kepada Erga untuk memberi tahu keberadaan mayatnya kepada keluarga Lura. Tetapi Erga memberi syarat kepada Lura untuk menemukan cinta sejati Erga. Erga dan Lura pun sepakat menjalani permintaan keduanya tersebut. Salam hangat, bapaoo :)
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Almost Us
  • ARGANTARA [ Bersambung]
  • My Name Is Erwinda
  • Take My hand and Bring Me BacK (Complete)
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Sebelum Kau Menghilang [END]

Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido