My Arrogant Boss | Slow Update

My Arrogant Boss | Slow Update

  • WpView
    Reads 223,462
  • WpVote
    Votes 6,145
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 17, 2021
Apa yang akan terjadi ketika mempunyai seorang sekretaris yang jauh dari kata sektetaris. lemot, tidak on time dan sering sekali tidur? ya itu adalah kebiasaan yang dimiliki oleh Kezia Fleta Allison. Menjadi seorang sekretaris untuk seorang CEO muda,tampan dan kaya raya yang satu ini sangatlah sulit. Semua permintaan nya harus ada pada saat itu juga dan tidak mau tau apapun,ia sangat sangat cuek dan tidak memperdulikan siapapun. Tapi itu tetap tidak mengurangi banyak nya wanita diluar sana yang ingin dikencani olehnya. Ia adalah Davin Blade Carrington. Hingga pada akhirnya baik dave dan kezia sama sama terjebak dalam situasi yang sama sekali tidak pernah terfikirkan.
All Rights Reserved
#593
boss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Is In The Building | END
  • My Intoxicating boss
  • Cassandra VS Cassanova (END)
  • My Possessive CEO [COMPLETE]
  • The Third Person ✔
  • RUN-AWAY
  • Mr. Trouble
  • My Devil Big Boss [Kenward Series#2]✔️
  • BASTARD BOSS 🔞

"Letakkan ponselmu." Castella Ainsley Willard, seorang wanita muda yang sedang sibuk memotret dirinya dengan sebuah efek menggemaskan untuk memuaskan puluhan juta pengikutnya di Instagram, langsung menoleh masam dengan mata yang memicing kesal mendengar perintah yang tiba-tiba didengarnya itu. Ian Dwight, seorang CEO utama dari Dwight Company yang memulai karirnya sejak muda dikarenakan kemalasan ayahnya untuk mengurusi salah satu perusahaan properti terbesar yang berada di Amerika itu, hanya menatap datar sepasang mata biru lain yang terarah kesal padanya "Apa yang kau tunggu?" Stella berdecak ketus "Aku sudah mengerjakan separuh tugasnya." "Separuh bukan berarti selesai, kan?" Ian menggelengkan kepalanya lelah mendengar decakan kesal itu sekali lagi "Selesaikan pekerjaanmu, dan aku akan mengijinkanmu untuk memotret wajahmu lagi." "Dasar idiot." "Stella," "Baiklah-baiklah, maafkan aku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines