SETIA

SETIA

  • WpView
    Reads 1,570
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 2, 2015
WpInfo
Non-Fiction
Alena merenung jam pada hand phone nya. Jam sudah menunjukkan pukul lima tiga puluh lima minit pagi, menandakan lagi dua puluh minit azan akan berkumandang. Alena terus bangun dan mencapai tuala yang disangkutnya di dalam almari. Dia menyarungkan baju kurung bercorak bunga kecil dibadannya. Tudung labuh disarungkan dikepalanya untuk menutupi auratnya. Stokin yang baru yang berwarna pink turut disarungkan di kakinya yang mulus. Alena terus menuju ke halaman rumahnya. "Alah gelapnya! Kasut mana kau? Kasut kat mana? Kasut kasut kat mana?"Alena mencari kasutnya sambil menyanyi lagu Taufik Batishah. "Haa jumpa pun! Kat celah celah pula kau ni! Aminah lah ni , kasut tak reti nak susun betul. Habis kasut den jadi mangsa celah" Alena mengomel. Dia terus memakai kasutnya. Pintu dikuncinya sebelum menuju ke masjid. Dia hanya berjalan kaki. Lebih afdal. Telekungnya diletakkan dicelah ketiaknya. Hari ini dia terpaksa pergi ke masjid seorang diri kerana kawan baiknya Aminah, pulang ke
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • HIJRAH ALYANA (TAMAT)
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • ALIF (TERBIT)
  • Penantian
  • Secretly Yours
  • SATU NAMA DALAM DO'AKU
  • Tahajjud Cinta [END]

"Pagi hari makan kurma, duduk menanam tanaman tetangga, hari-hari cuci mata, liat babang tampan anak tetangga." "Koleksi bujang fiksi gue banyak, bias gue cakep-cakep. Tapi, sekalinya gue jatuh cinta sama manusia real life, kayak anak tetangga depan rumah--MALAH GA BISA DI GAPAI, BJIIIR!" -Syafia Bulan Fakhira- *** "Sialan lo Alfan! Padahal lo cuman balikin sandal gue. Tapi efeknya, hati gue kek ada kembang-kembangnya, bjiir. Asemlah! Gue jadi mual saking senengnya." *** Ceritanya seperti ini, hanya membahas perasaan kagum Syafia pada tetangga depan rumahnya. Tidak ada yang istimewa sebenarnya dari kisah ini. Ia hanya gadis tomboy yang mendambakan sosok Alfan menjadi list dari takdirnya sebagai imam yang menyempurnakan agamanya. Itu saja Namun, ketika hal itu di wujudkan. Syafia merasa takdir tengah bergurau padanya. Mencintai--mencoba di cintai--melepaskan--keikhlasan. Itu menjadi jalur Syafia menjemput takdirnya. Meski, kebahagian dengan Alfan hanya menjadi kenangan semata. *** Syafia menghela nafas kembali sebelum berkata dengan menatap langsung netra Alfan dengan ekspresi menelisik penuh kembimbangan. "Gue ragu, gue rasa. Gue nggak pantes sama lo, Fan." *** Note: COVER BARUUU Start: 24 Januari 2025 Finish: 30 Desember 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines