Dibalik Keberadaannya

Dibalik Keberadaannya

  • WpView
    Membaca 113
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Nov 1, 2015
WpInfo
Fiksi
Horor
Langit mendung menyembunyikan purnama yang ketakutan dengan sesuatu di bawahnya. Di bawah sana api berkobar. Asap hitam mengepul di udara. "Bakar dia hidup-hidup!" pekik pria tua berjenggot tebal. "Dia pantas menerima hal ini setelah apa yang dia lakukan kepada anak-anak tak berdosa." Amukan itu terhenti sesaat karena seorang berteriak. "Wanita itu kabur! Dia masuk kedalam hutan!" Warga mengejar wanita yang dimaksud tadi, meninggalkan sebuah rumah yang dibakar api. Sebenarnya, apa yang telah terjadi? Terdengar desahan nafas memburu. Wanita itu berlari, padahal kakinya sudah kotor dan lecet. Hanya ada satu kata yang terdengar. Lenyapkan! Tidak disangka sebuah batu kerikil berhasil menyentuh kakinya, wanita itu terjatuh, matanya membelalak, dan ketakutan. Ada sesuatu di depan sana yang menanti. *** Seseorang telah berhasil menikamnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#108
mysteri
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • Behind the Chill of the Night Wind
  • The Predicted Luna
  • Lembah Arunika
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Langit juga anak ayah | Tamat
  • Tolong, Aku Masih di Sini

"Ada napas yang tertinggal di masa lalu. Larasati hanya perlu mendengarkannya." Larasati selalu merasa asing di dunia yang ia pijak-seperti ia pernah hidup di tempat yang berbeda, pada waktu yang tak bisa dijelaskan. Dalam diamnya, ia menyalakan lilin... dan dari nyala itu, masa lalu mulai berbicara. Suara-suara dari kehidupan sebelumnya datang perlahan: tentang seorang tabib wanita yang merawat bayi dan jiwa manusia, tentang putri seorang Tumenggung yang tak pernah dikenang sejarah, dan tentang lelaki bernama Raka yang jiwanya terasa begitu akrab. Saat ingatan mulai terungkap satu demi satu, Larasati harus memilih: melupakan semuanya... atau mengikuti bisikan yang menuntunnya pulang. Larasati: "Raka, aku merasa ada yang lebih dari sekadar lilin ini. Sepertinya, mereka membawa sesuatu yang lebih dalam... sesuatu dari masa lalu." Raka: "Aku merasakannya juga. Seperti kita pernah terhubung, meski kita tidak tahu bagaimana."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan