Damn,I LOVE YOU!!!

Damn,I LOVE YOU!!!

  • WpView
    Reads 749
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 22, 2020
Salah apa gue?suka sama orang yang ga suka sama gue?setia banget liat dia setiap kali dia ngelakuin hal apa pun dan setiap apa yang dia lakuin bisa bikin mood gue membaik bisa juga bikin gue nangis kejer,tanpa sekali pun dia sadar kalo gue itu selalu berharap dia bakalan mandang gue balik.Bodoh?lebih bodoh lagi gue bisa move on gara-gara om-om gombreng,dan gila nya lagi itu Kakak sahabat gue-Shara Khalifa- Apa salah ku yaallah kenapa ini Parktek kedokteran belum kelar juga,dan ibarat pepatah sudah sial tertimpa tangga.Udah pusing sama kuliah gue pake ketemu cewek galau yang labil,tapi dia gemesin kalo lagi galau pengen bat di bawa pulang.Tapi dia,diaaa sahabat adek gue! -Rio shadewa-
All Rights Reserved
#74
madness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • RAYXCAIN
  • CLBK (Cisah Lama Belum Kelar)
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Naughty Nanny
  • MADOS [TERBIT]
  • DOSEN STRES!!
  • SHARA (TAMAT)

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines