Backseat Memories

Backseat Memories

  • WpView
    Lecturas 265,179
  • WpVote
    Votos 5,713
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, ene 28, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
Andra termenung melihat mobil itu. Lagi. Mobil dengan nomor polisi B 1509 SB. Andra tidak akan lupa nomor tersebut karena 1509 merupakan tanggal anniversary orangtuanya dan SB merupakan inisial nama mereka berdua. Andra tidak menyangka akan bertemu mobil ini lagi, karena terakhir kali ia melihatnya adalah di showroom mobil bekas saat serah terima penjualan, yang menandakan berakhirnya urusan harta gono-gini paska perceraian orangtuanya.. Martin sudah tiga kali melihat gadis berambut panjang sepinggang itu memperhatikan mobilnya. Ia merasa penasaran, mengapa gadis tersebut tertarik dengan mobilnya yang belum lama ia beli dari showroom mobil bekas. Apakah ia bagian dari komplotan begal yang akhir-akhir ini marak di kotanya? Ia merasa waspada, sekali lagi ia menemukan gadis itu, ia akan menangkapnya basah, jangan sampai mobil yang cicilannya belum lunas tersebut berpindah tangan..
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TERJERAT CINTA TUAN POSESIF (TAMAT)
  • Clara, Rahasia Seorang Asisten
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Say Bye
  • PinkKill
  • gus itu suami ku
  • KILLALFA
  • My Sweetest Popcorn

"Dengar sayang, ini mobilnya teman aku. Tadi dia jemput aku di bandara. Setelah itu aku pinjam mobilnya, buat ketemu kamu," "Memangnya temannya kamu percaya gitu aja," ucap Dian. Alis Liam terangkat satu, "percayalah, aku kan sahabatnya," "Aku enggak yakin, bahwa teman kamu sampe berani, minjamin mobil ini secara cuma-cuma," dengus Dian. "Kenapa mesti enggak yakin," "Ya, mana ada yang percaya, kamu aja sudah mirip bos nya para berandal," "Kok enggak sopan ngomongnya," "Ya emang seperti itu kenyataanya," "Sekali lagi kamu ngomong kayak gitu. Aku enggak segan-segan cium kamu loh sayang," Dian lalu bergegas masuk ke dalam mobil, dan duduk mengikuti perintah. Gila aja, si babon itu mau cium dirinya di tepi jalan seperti ini.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido