We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Biggest Mistake (COMPLETE)

The Biggest Mistake (COMPLETE)

  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 19, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Namun, aku diam-diam gembira ketika membayangkan kalau Alan cemburu padaku. Ada apa ini? Apa...Apa aku mencintai Alan? Rasanya tidak mungkin. Bukannya aku jatuh cinta pada Rian? Aku selalu merasa nyaman berada di dekat Rian. Aku selalu merasa dilindungi. Aku selalu ingin berada di dekat Rian. Aku memang belum pernah merasakan jatuh cinta sebelumnya. Kata orang, saat kita jatuh cinta, jantung kita akan berdegup dua kali lebih cepat saat berada di dekat orang yang kita cintai. Tapi, kenapa saat bersama Rian, jantungku tidak berdegup dua kali lebih cepat? Justru jantungku berdegup dua kali lebih cepat kalau berada di dekat Alan.
All Rights Reserved
#220
mistake
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You, Hope, and Memories
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • Between 2 Hearts
  • Penggenapan Janji - END (Repost)
  • Best Husband
  • PAMIT (END)
  • Teman [SELESAI]

~Sakura Minami~ Aku mencintainya sejak pertemuan pertama kami. Mungkin dia adalah jodohku, karena Tuhan mempertemukan kembali diriku dengannya . Tapi, dia seperti angin. Dia yang selalu ada di dekatku, tapi takkan pernah bisa ku gapai. Lalu aku bertemu dengannya. Dan pertanyaan muncul di benakku: jika dia memang jodohku, mengapa aku menggapai orang lain? ‬‪~Kenan Voresta~ Dia segalanya di hidupku. Ini bukan lirik lagu yang dia sukai, atau larik puisi yang ku kutip dari novel miliknya. Ini arti dirinya bagiku, dari dulu hingga nanti. Dan dia baru mengetahuinya, ketika dirinya dipelukan yang lain. Tapi, bukankah tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan yang dicinta? ‬ ‪~Brian Voresta~ Aku tak pernah menyesal bertemu dengannya, meskipun pada akhirnya, Tuhan lebih memilih untuk memisahkan kami. Dia adalah pewarna di hitam putih hidupku. Dan ku rasa, aku tak akan pernah menemukan penggantinya, karena separo jiwaku, ikut terbawa seiring dengan kepergiannya.‬

More details
WpActionLinkContent Guidelines