Surat Cinta Untuk Ibu

Surat Cinta Untuk Ibu

  • WpView
    Reads 53,052
  • WpVote
    Votes 1,020
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 14, 2017
Ibu..., Telah ribuan puisi dan cerita yang menggambarkan sosokmu. Ternyata, dari rahimmu bukan sekedar melahirkan kehidupan namun juga puisi. Rangkaian kata-kata indah yang terucap rasanya tak pernah benar-benar mewakili sosokmu. Pujian dan sanjungan yang terlontarpun rasanya tak pernah benar-benar cukup untuk dibandingkan dengan keagunganmu. Andaipun aku boleh berkata, aku ingin berkata bahwa engkau adalah sosok Tuhan yang nyata. Padamu terletak kasih yang besar. Padamu melekat sayang yang luas. Bahkan surga yang indahpun berada di telapak kakimu. Engkau lebih indah dari pada surga sekalipun. Tapi, sayangnya aku sedikit terlambat menyadari kemuliaanmu. Maka, semua yang aku tuliskan disini adalah setitik kasih sayang yang tertanam pada diriku dari benih kasih sayangmu. Meski aku tak terlalu pandai merangkai kata, namun setidaknya ini cukup sebagai bukti terimakasihku yang telah terlahir dari seseorang yang bernama ibu. Teruntuk ibuku, dan seluruh ibu...
All Rights Reserved
#14
tentangibu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersama Cahaya Bintang (✔)
  • Lembut Seperti Doa
  • Angel To Raya (END)
  • Dokter dan Sang Penyair (Completed Story)
  • Optimus Pater [Completed]
  • Teruntuk kamu, Septemberku ♥
  • Catatan Kecilku
  • Cinta Yang Kini Telah Ku Temukan [ END ]
  • ibuku duniaku

Anggun masih ingat, bagaimana hari itu Rangga dan keluarga mengusir dirinya yang tengah berbadan dua. Di usianya yang baru lulus SMA, Anggun menghentikan mimpinya demi bayi yang dikandungnya. ••••• "Kak Angga aku hamil..." "Terus?!" Anggun terdiam mendengar jawaban kakaknya yang ketus. "Kamu tahu kan aku sudah punya tunangan! Please...ngerti dikit lahh!" "Terus aku harus gimana?" "Gugurin! Dan jangan sampai ayah, mama atau siapapun tahu soal hal ini!" Malam itu Anggun memilih jujur pada orang tua angkatnya kejadian yang sebenarnya. Sayangnya mereka tidak percaya dan malah mengusir Anggun karena percaya dengan semua ucapan Rangga. (Tentang ikhlas berkelas, sabar tak berbatas, pengorbanan dan penerimaan )

More details
WpActionLinkContent Guidelines