I'm (Not) A Bad Girl

I'm (Not) A Bad Girl

  • WpView
    Reads 108,471
  • WpVote
    Votes 5,283
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 15, 2017
Ini adalah bagian dari diriku yang tidak kukenal. . Hai. Namaku Dinda. Adinda Virandini Key lengkapnya. Ini cerita tentang diriku yang menjadi badgirl. Bukan aku yang menginginkannya. Melainkan.... memang keadaan yang memaksaku. Keluargaku broken home,orang yang kusayang meninggalkanku tanpa alasan,dikhianati sahabat sendiri,dan kini satu sekolah membenciku. Nyess. Kesepian. Tertekan. Dikhianati. Difitnah. Dipandang sebelah mata. Dan tak tau bagaimana cara kembali seperti semula. Mungkin itu alasanku berubah menjadi nakal. Walau sebenarnya aku tak ingin. Sungguh. Apakah ada seseorang yang mungkin bisa merubahku seperti semula? Tidak! Aku sudah hilang kepercayaan pada orang lain. Aku malas dikhianati lagi. Tetapi.... Hari itu. "Lo ngapain hujan-hujanan sendiri di sini Din?" Aku mendongak dan kulihat seseorang sedang berusaha memayungiku dengan jaketnya. ............. Tbc ->Baca aja. Biar nggak penasaran.
All Rights Reserved
#277
juniorhighschool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Balik Nama Zella
  • Antara aku dan dunia
  • JULIE 'I'm not a BadGirl '
  • I Want You To Know(SLOW UPDATE)
  • Angel To Raya (END)
  • This is Our Crazy Family [END][KUBACA]
  • Mahligai Sunyi
  • You Are My Destiny
  • Fake Nerd [END]
  • It HURTS

Semua orang lihat gue sebagai sosok ceria, random, manja... tapi mereka nggak tahu betapa hancurnya gue di balik itu semua. Gue selalu menahan luka sendirian. Bukan karena nggak percaya sama orang lain, tapi karena gue nggak butuh dikasihani. Gue bisa berdiri sendiri. Rumah? Apa itu rumah? Gue bahkan nggak tahu di mana tempat gue seharusnya pulang. "Dunia emang nggak adil, ya? Gue harus ngerti semua orang, tapi nggak ada yang sadar kalau gue juga pengen dimengerti. Gue capek." Gue selalu takut ketawa terlalu puas... karena gue tahu, setelahnya pasti ada aja masalah yang bikin gue nangis lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines