Story cover for NadArdhan by voluntermrp
NadArdhan
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 02, 2015
Nada. Nada Milleni Seena. Perempuan yang punya ciri khas yang berbeda dari perempuan lainnya.

'Nada itu kaya ga punya masalah, bahagia terus'

'Nada...hmm..baik tapi terlalu baik kesannya kaya bego.' 

'Nada. Cantik sih, tapi ga pernah pacaran. Yang deketin banyak, dianya pilih-pilih.'

'Pertama kali ketemu gue kira pendiem...ehh...taunya belatung nangka'

'Ini apa sih kek asepem (baca: ask.fm) pake tanya-tanya segala'

'Pinter. Tapi ga pelit'

'Kalo disuruh pilih Nada atau Sule, etc gua bakal pilih Nada'

'Gua mau Nada jadi presiden'

'Nada?. Anak mana tuh?' *ehhh skip yang ini.

Itulah seorang Nada menurut teman-temannya. Tapi mungkin tidak bagi seseorang.
All Rights Reserved
Sign up to add NadArdhan to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Second Life: Breytast Awan! [END] by arsakastara
41 parts Complete
"Hadiah yang gue mau cuman satu. Lo hilang dari kehidupan gue untuk selamanya! Lebih bagus lagi kalau lo mati!" Amora kira ucapannya tak akan dianggap serius oleh Awan. Amora pikir, Awan akan mengerti jika keinginannya hanyalah omong kosong belaka. Harusnya begitu .... Tapi, perkiraannya salah. Lelaki itu nekat melompat dari gedung lantai lima demi memenuhi keinginan Amora. Amora nyaris gila. Sampai suatu hari, Amora terlempar ke delapan tahun sebelum kejadian mengenaskan terjadi. Amora bertekad untuk mengubah segalanya dan hidup bahagia bersama Awan. Namun, banyak rintangan yang menanti. Terlebih, semuanya tak lagi sama. Tidak ada lagi Awan yang sehangat mentari dan ceria. Kini, hanya ada Awan yang posesif, egois, serta pemaksa. Dan entah mengapa, membuat jantung Amora semakin berdebar. *** Cuplikan cerita: "Aku gak sudi pacaran sama kamu. Kamu gak lebih dari cewek murahan, Mor. Udah aku bilang untuk berhenti ngejar-ngejar, tapi nyatanya apa? Kamu tetep nempel kayak lintah. Kalau bukan murahan namanya apa? Cabe-cabean? Lonte? Jalang?" "Setelah kamu berantakin kehidupanku, dengan mudahnya kamu nyerah? No! Aku gak ijinin itu. Aku udah terbiasa dengan kebisingan kamu." "Kamu suka boneka? Aku juga sama. Terlebih kalau kamu jadi bonekanya." "Kamu jadi bonekaku. Aku bakal atur semuanya buat kamu. Ingat, semuanya! Dan, aku akan kasih kamu waktu satu bulan untuk membuatku jatuh cinta. Bagaimana?" Awan Alardo Nasution ~ Awal publish: 09 Juli 2022
You may also like
Slide 1 of 8
Nadi Membenci Hati  cover
Important Figuran (END) cover
Second Life: Breytast Awan! [END] cover
Im's Figurans Eveline cover
(Eks-In) Trovert || END cover
Ex-boyfriend  cover
 FIGURAN ARZEV cover
COME; SIENNARA [END] cover

Nadi Membenci Hati

40 parts Ongoing

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?