Experience of Love

Experience of Love

  • WpView
    OKUNANLAR 15,453
  • WpVote
    Oylar 722
  • WpPart
    Bölümler 5
WpMetadataReadYetişkinDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Çar, May 6, 2020
" Kukira setelah pertemuanku dengan suamiku merupakan akhir dari kisah cintaku yang sebenarnya. Tapi kenapa dengan orang lain aku merasakan hal berbeda." ~ Patricia Amanda Devanya " Aku bosan dengan pertengkaranku bersama istriku. Pernikahan ini sudah tak seindah seperti sebelumnya. Hingga muncul dirinya yang merubah duniaku." ~ Brams Deon Deandra Kisah dua orang yang saling mengobati luka di hati mereka. Bagaimana kelanjutan kisah mereka??
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • You're The Rain I (the injuries sustained) [HIATUS]
  • Lovely Husband [END]
  • Dear Future (new version)
  • The Devil is Coming
  • My Broken Wife [MDS ¦ 1]✔
  • Just Marriage (JPB Sesi 2) [TERBIT]
  • Yang Pernah Patah
  • Cupcakes For Revenge
  • Because You..

|Nyatanya saya sendiri yang berjuang dan endingnya adalah kamu pergi setelah yang saya perjuangan. Jika memang begitu let's see karma, dude.| -Rianna Louis Gabriella "gue bingung na, saat lo mutusin buat pergi dari hidup gue rasanya semua gelap. Gak ada yang harus gue perjuangin buat hidup." Lirih devanno. "lo hidup bukan buat gue aja no, lo bisa buka mata lo lebar lebar and see? Di sekitar lo ada orang orang yang jauh lebih sayang dan harusnya itu bisa jadi alasan lo buat bertahan dan bangkit". Ucap Anna. Devanno menggelengkan kepalnya cepat, Anna tidak mengerti apa yang devanno inginkan. Anna tidak pernah tahu sulitnya melewati hidup tanpanya. Seketika Devanno menggenggam tangan Anna dengan erat. "gue bakal bikin lo jatuh kepelukan gue lagi na, gue gak bakal biarin lo sama yang lain, lo bisa hitung waktu dari sekarang" ucap Devanno dengan serius. Anna hanya terdiam meresapi kalimat demi kalimat yang di ucapkan Devanno. Hingga Anna sadari Devanno sudah hilang dari hadapannya. "Lo gak bisa seenaknya no, gue udah gak mau". Ucap Anna mantap dan tegas. Anna menatap vanno dengan tatapan tajam dan serius. Setelahnya Anna pergi ditemani airmata yang terus mengalir dari pelupuk matanya. [Jika yang kamu mau aku dapat karma, aku bisa apa? Let's See, Honey. Semoga tuhan tidak berpihak padamu]- Devanno Guetta

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi