Story cover for Rain Tears (End Version) by isyahsweetangel
Rain Tears (End Version)
  • WpView
    Reads 261,126
  • WpVote
    Votes 13,035
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 261,126
  • WpVote
    Votes 13,035
  • WpPart
    Parts 29
Complete, First published Nov 04, 2015
Saat aku patah hati aku berdoa kepada tuhan agar aku bisa melupakan orang yang ku cintai....

Dan tuhan mengabulkan doa doaku, bukan hanya orang yang ku cintai yang ku lupakan, ayah, ibu, adikku jaga hilang dari ingatanku....

Ingatan ini seprti angin datang untuk di kenal pergi untuk di kenang.

Nasyah.
All Rights Reserved
Sign up to add Rain Tears (End Version) to your library and receive updates
or
#1saddrama
Content Guidelines
You may also like
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] by Baits_
36 parts Complete
[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_
You may also like
Slide 1 of 10
Diary Peri Keceriaan cover
Senja Bersama Arkhana | END cover
MOONLESS cover
KAIFA HALUKI?? cover
ONLY HOPE  (The End)  cover
You're My Prince Is Right cover
Maaf, Aku Pilih Tuhanku cover
Bound To Protect  cover
ROAD MATE ✔️(DITERBITKAN) cover
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] cover

Diary Peri Keceriaan

24 parts Complete

Tidak semua rumah berbentuk bangunan, dan rumah bukan sekedar tempat untuk pulang, melainkan sesuatu yang membuat kita merasa nyaman dan tenang, membuat kita berpikir bahwa kita harus hidup lebih lama agar bisa terus berada di dekatnya. Jika kebanyakan orang menganggap bahwa seseorang merupakan rumahnya, lalu bagaimana jika rumah itu ternyata adalah sebuah buku? Sebuah benda mati yang setiap lembarnya selalu menjadi saksi bisu, tidak ada yang bisa ia lakukan selain diam dan menerima satu persatu kata yang mengandung banyak makna. "Buku itu akan menjadi sangat berharga, karna di sana, kamu bisa mengekspresikan segala hal, kamu akan merasa tenang, aman dan nyaman, kamu tidak akan merasa terpojok, tidak akan ada bantahan yang berujung menyalahkan, tidak ada nada tinggi yang membuatmu sakit hati." ~Chana happy readingg🔥